PURING (www.beritakebumen.info) - Desa Sidoharjo Kecamatan Puring akhirnya berhasil menyelenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades) setelah sempat ditunda selama dua kali, Kamis (22/8).
Desa Sidoharjo seharusnya menggelar Pilkades pada tahap kedua, 22 Juni lalu, namun karena tidak ada satupun warga yang mencalonkan diri menjadi calon kepala desa, pelaksanaanya pun ditunda satu bulan. Setelah ditunda satu bulan, panitia Pilkades kembali tidak berhasil menjaring calon kades.
“Sebenarnya ada yang mendaftar pada masa perpanjangan pertama, tapi satu calon mengundurkan diri. Terpaksa kami tunda kembali sampai satu bulan,” ujar Panitia Pilkades desa setempat, Suraji Bahrun disela-sela pelaksanaan Pilkades.
Setelah dipastikan dua warga mencalonkan diri pada masa perpanjangan kedua, panitia Pilkades memutuskan menggelar Pilkades pada 22 Agustus kemarin. “Kami melakukan sosialisasi dengan berkeliling kampung dengan tabuhan ebleg, agar warga tertarik untuk datang menggunakan hak suaranya,” terang Suraji.
Pilkades yang dipusatkan di halaman SD setempat, diikuti oleh dua calon kepala desa. Yakni calon nomor urut 1 Sugeng Pamuji, dan calon nomor urut 2 Tugino. Sedangkan, daftar pemilih yang ditetapkan oleh panitia sebanyak 1984 pemilih yang tersebar di 13 RT enam RW pada lima dusun. Dengan rincian 976 pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak 1.008. “Kami mencatat 260 pemilih yang kami data orangnya tidak berada di tempat karena merantau,” kata dia.
Dari hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 berhasil meraih 774 suara, calon nomor urut 2 memperoleh 708 suara, dan suara tidak sah sebanyak 32 suara. Sedangkan warga yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 1.514 pemilih. Dengan demikian calon kades nomor urut 1 atas nama Sugeng Pamuji ditetapkan menjadi kades terpilih. (ori/din/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Desa Sidoharjo seharusnya menggelar Pilkades pada tahap kedua, 22 Juni lalu, namun karena tidak ada satupun warga yang mencalonkan diri menjadi calon kepala desa, pelaksanaanya pun ditunda satu bulan. Setelah ditunda satu bulan, panitia Pilkades kembali tidak berhasil menjaring calon kades.
“Sebenarnya ada yang mendaftar pada masa perpanjangan pertama, tapi satu calon mengundurkan diri. Terpaksa kami tunda kembali sampai satu bulan,” ujar Panitia Pilkades desa setempat, Suraji Bahrun disela-sela pelaksanaan Pilkades.
Setelah dipastikan dua warga mencalonkan diri pada masa perpanjangan kedua, panitia Pilkades memutuskan menggelar Pilkades pada 22 Agustus kemarin. “Kami melakukan sosialisasi dengan berkeliling kampung dengan tabuhan ebleg, agar warga tertarik untuk datang menggunakan hak suaranya,” terang Suraji.
Pilkades yang dipusatkan di halaman SD setempat, diikuti oleh dua calon kepala desa. Yakni calon nomor urut 1 Sugeng Pamuji, dan calon nomor urut 2 Tugino. Sedangkan, daftar pemilih yang ditetapkan oleh panitia sebanyak 1984 pemilih yang tersebar di 13 RT enam RW pada lima dusun. Dengan rincian 976 pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak 1.008. “Kami mencatat 260 pemilih yang kami data orangnya tidak berada di tempat karena merantau,” kata dia.
Dari hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 berhasil meraih 774 suara, calon nomor urut 2 memperoleh 708 suara, dan suara tidak sah sebanyak 32 suara. Sedangkan warga yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 1.514 pemilih. Dengan demikian calon kades nomor urut 1 atas nama Sugeng Pamuji ditetapkan menjadi kades terpilih. (ori/din/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!