PETANAHAN (www.beritakebumen.info) - Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kecamatan Petanahan, hingga tahun 2013 ini tenaga pendidik atau guru kelas berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) tingkat SD di kecamatan Petanahan masih kurang.
Kepala UPT Dikpora Kecamatan Petanahan, Suprapto SPd selaku Rabu (21/8) menjelasakan, di wilayah Kecamatan Petanahan ada sebanyak 30 SD Negeri, 3 Madrasah Ibtida’iyah (MI) dan satu SDIT. Jumlah guru PNS yang terdapat di SD di wilayahnya baru ada sekitar 250 orang, sedangkan guru GTT ada sekitar 400 orang.
Dengan demikian, kekurangan guru kelas PNS berkisar 58 sampai 60 orang. Menurut dia, untuk mencukupi kebutuhan tenaga pendidik yang seharusnya dipegang oleh guru kelas PNS, sementara ini digantikan oleh guru wiyata bakti di tiap-tiap SD. Sedangkan untuk sekolah tingkat SMP dan SMA sudah cukup.
“Meski kekurangan tenaga pendidik, sampai saat ini masing-masing sekolah juga tidak berani mengangkat tenaga pendidik menjadi untuk dijadikan guru honorer,”kata Suprapto. Menurut dia, berdasarkan informasi yang didapat dari Pemkab Kebumen, sebenarnya di kabupaten Kebumen jumlah tenaga pendidik atau guru PNS dianggap sudah cukup.
Hanya saja, sampai saat ini penataan penempatan guru PNS masih belum maksimal, sehingga dibeberapa wilayah masih banyak yang kekurangan dan dibeberapa wilayah lagi ada yang kelebihan yang dihitung berdasarkan aturan jam mengajar.
“Dengan masih kurangnya guru PNS di Kecamatan Petanahan, diharapkan Pemkab bisa mengatur dan menata penempatan guru-guru PNS di kabupaten Kebumen agar lebih merata lagi,”imbuh Suprapto. (ben/din/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Kepala UPT Dikpora Kecamatan Petanahan, Suprapto SPd selaku Rabu (21/8) menjelasakan, di wilayah Kecamatan Petanahan ada sebanyak 30 SD Negeri, 3 Madrasah Ibtida’iyah (MI) dan satu SDIT. Jumlah guru PNS yang terdapat di SD di wilayahnya baru ada sekitar 250 orang, sedangkan guru GTT ada sekitar 400 orang.
Dengan demikian, kekurangan guru kelas PNS berkisar 58 sampai 60 orang. Menurut dia, untuk mencukupi kebutuhan tenaga pendidik yang seharusnya dipegang oleh guru kelas PNS, sementara ini digantikan oleh guru wiyata bakti di tiap-tiap SD. Sedangkan untuk sekolah tingkat SMP dan SMA sudah cukup.
“Meski kekurangan tenaga pendidik, sampai saat ini masing-masing sekolah juga tidak berani mengangkat tenaga pendidik menjadi untuk dijadikan guru honorer,”kata Suprapto. Menurut dia, berdasarkan informasi yang didapat dari Pemkab Kebumen, sebenarnya di kabupaten Kebumen jumlah tenaga pendidik atau guru PNS dianggap sudah cukup.
Hanya saja, sampai saat ini penataan penempatan guru PNS masih belum maksimal, sehingga dibeberapa wilayah masih banyak yang kekurangan dan dibeberapa wilayah lagi ada yang kelebihan yang dihitung berdasarkan aturan jam mengajar.
“Dengan masih kurangnya guru PNS di Kecamatan Petanahan, diharapkan Pemkab bisa mengatur dan menata penempatan guru-guru PNS di kabupaten Kebumen agar lebih merata lagi,”imbuh Suprapto. (ben/din/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!