SEMPOR (www.beritakebumen.info) - Sedikitnya empat RT di Desa Somagede Kecamatan Sempor sempat terisolir akibat bencana longsor yang memutuskan jalan desa.Keempat RT tersebut adalah tiga Rt di RW 02 yakni RT 01, 03, 04. Sementara di RW 03 ada satu yakni RT 02 yang sempat terisolir akibat jalan tidak bisa dilewati.
Longsor sepanjang 6 meter dan lebar 2 meter di jalan desa tersebut terjadi pada akhir Desember yang lalu. Bencana ini sudah pernah dilaporkan ke pihak pemerintah kabupaten. “Namun sejauh ini belum ada tindakan dari pemerintah,” terang Kepala Desa Somagede, Samsi, ditemui di lokasi, Senin (20/1).
Pada akhirnya, kata dia, pihak desa melaporkan keadaan tersebut ke Koramil Sempor. Melaui Danramil 03 Sempor, dipimpin oleh Kapten Inf Agus Handoyo, pada Sabtu (18/1) melakukan kerja bakti membuat jalan darurat. Pembuatan jalan darurat dengan membuat jembatan di atas jalan yang terputus menggunakan bambu. Sedikitnya 12 personil TNI dan 50 masyarakat dilibatkan, bergotong royong menyambung jalan terpurus.”Jalan ini sifatnya hanya sementara sambil menunggu bantuan dari Pemda,” terang Kapten Inf Agus Handoyo.
Pihaknya berharap kepada pemerintah daerah, untuk segera menangapi persoalan ini. Mengingat akses jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat. Terlebih, jalan itu sebagai akses pulang dan pergi anak sekolah.”Walapun sekarang sudah dapat dilewati menggunakan jembatan darurat, tapi longsor susulan bisa datang sewaktu-waktu. Tebing longsor harus segera dibronjong dan dibuat jalan permanen kembali,”pungkasnya. (har/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Longsor sepanjang 6 meter dan lebar 2 meter di jalan desa tersebut terjadi pada akhir Desember yang lalu. Bencana ini sudah pernah dilaporkan ke pihak pemerintah kabupaten. “Namun sejauh ini belum ada tindakan dari pemerintah,” terang Kepala Desa Somagede, Samsi, ditemui di lokasi, Senin (20/1).
Pada akhirnya, kata dia, pihak desa melaporkan keadaan tersebut ke Koramil Sempor. Melaui Danramil 03 Sempor, dipimpin oleh Kapten Inf Agus Handoyo, pada Sabtu (18/1) melakukan kerja bakti membuat jalan darurat. Pembuatan jalan darurat dengan membuat jembatan di atas jalan yang terputus menggunakan bambu. Sedikitnya 12 personil TNI dan 50 masyarakat dilibatkan, bergotong royong menyambung jalan terpurus.”Jalan ini sifatnya hanya sementara sambil menunggu bantuan dari Pemda,” terang Kapten Inf Agus Handoyo.
Pihaknya berharap kepada pemerintah daerah, untuk segera menangapi persoalan ini. Mengingat akses jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat. Terlebih, jalan itu sebagai akses pulang dan pergi anak sekolah.”Walapun sekarang sudah dapat dilewati menggunakan jembatan darurat, tapi longsor susulan bisa datang sewaktu-waktu. Tebing longsor harus segera dibronjong dan dibuat jalan permanen kembali,”pungkasnya. (har/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!