KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Dalam sepekan, sedikitnya ada dua pasien yang dinyatakan positif Demam Berdarah (DB). Dua pasien lainnya baru dinyatakan sebagai suspect D. Mereka sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebumen. Dua pasien positif sudah diperbolehkan pulang dan dua pasien suspect masih dirawat.
Direktur RSUD Kebumen, dr Bambang Suryanto M Kes, melalui Kabid Pelayanan Medis, dr Tri Prabowo mengatakan, dua pasien yang dinyatakan positif adalah Nadifa (10) warga Kelurahan Tamanwinangun No 58 Kebumen dan Elok Faiqoh (14) warga Perum Mega Biru Kebumen. “Keduanya sudah membaik dan diperbolehkan pulang,” terang dr Tri Prabowo.
Sementara yang masih dinyatakan suspect demam berdarah bernama Prasditia Agung (29) warga desa Candiwulan kecamatan Alian dan Zahra Khairunnisa (8) warga desa Tanuharjo kecamatan Alian.”Keduanya masih dalam perawatan,”jelasnya.
Menurutnya, dalam sepekan ini pihaknya memang telah merawat pasien yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan Nyamuk Aedes aegypti. Kemungkinan faktor cuaca cukup mendukung perkembangbiakan nyamuk tersebut. Tetapi pihaknya terus memaksimalkan perawatan kepada seluruh pasien. “Syukurlah, beberapa pasien sudah mulai membaik,” ujar dr Tri, ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/1).
Sementara itu, Siti Baroroh (31), orang tua Zahra Khairunnisa (8) warga desa Tanuharjo kecamatan Alian yang masih dinyatakan suspect DB, mengaku tidak menduga anaknya terkena penyakit yang diduga demam berdarah.
“Awalnya hanya demam biasa, tapi karena panasnya tak turun-turun maka kami bawa ke rumah sakit. Ternyata setelah diperiksa terkena gejala DB,” katanya Baroroh, ditemui di ruang Melati, RSUD Kebumen, Senin (20/1) .
Ia hanya berharap pihak rumah sakit bisa memberikan perawatan yang baik dan maksimal untuk kesembuhan anaknya. (har/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Direktur RSUD Kebumen, dr Bambang Suryanto M Kes, melalui Kabid Pelayanan Medis, dr Tri Prabowo mengatakan, dua pasien yang dinyatakan positif adalah Nadifa (10) warga Kelurahan Tamanwinangun No 58 Kebumen dan Elok Faiqoh (14) warga Perum Mega Biru Kebumen. “Keduanya sudah membaik dan diperbolehkan pulang,” terang dr Tri Prabowo.
Sementara yang masih dinyatakan suspect demam berdarah bernama Prasditia Agung (29) warga desa Candiwulan kecamatan Alian dan Zahra Khairunnisa (8) warga desa Tanuharjo kecamatan Alian.”Keduanya masih dalam perawatan,”jelasnya.
Menurutnya, dalam sepekan ini pihaknya memang telah merawat pasien yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan Nyamuk Aedes aegypti. Kemungkinan faktor cuaca cukup mendukung perkembangbiakan nyamuk tersebut. Tetapi pihaknya terus memaksimalkan perawatan kepada seluruh pasien. “Syukurlah, beberapa pasien sudah mulai membaik,” ujar dr Tri, ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/1).
Sementara itu, Siti Baroroh (31), orang tua Zahra Khairunnisa (8) warga desa Tanuharjo kecamatan Alian yang masih dinyatakan suspect DB, mengaku tidak menduga anaknya terkena penyakit yang diduga demam berdarah.
“Awalnya hanya demam biasa, tapi karena panasnya tak turun-turun maka kami bawa ke rumah sakit. Ternyata setelah diperiksa terkena gejala DB,” katanya Baroroh, ditemui di ruang Melati, RSUD Kebumen, Senin (20/1) .
Ia hanya berharap pihak rumah sakit bisa memberikan perawatan yang baik dan maksimal untuk kesembuhan anaknya. (har/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!