KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Setelah dua hari dilakukan pencarian, jasad pria lanjut usia (lansia) bernama Dul Ansor (90) warga Dusun Krajan RT 03 RW 04, Desa Klapasawit, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen akhirnya ditemukan, Rabu (8/1).
Sekitar pukul 11.40 Wib korban ditemukan tak bernyawa mengapung di pinggir Sungai Luk Ulo persisnya di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong. Berdasarkan lokasi penemuan, korban hanyut terbawa arus sejauh 8 kilometer dari lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun suaramerdeka.com, jasad korban pertama kali ditemukan seorang pencari rumput bernama Bongkel (35) warga Desa Tanggulangin. Saat tengah mencari rumput di pinggir sungai, Bongkel melihat sesosok jasad yang tersangkut bambu di pinggir sungai. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada tim SAR gabungan yang sedang melakukan penyisiran.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan meliputi Basarnas Cilacap, BPBD, RAPI dan PMI Kebumen. Setelah dilakukan pemeriksaan tim medis, jenazah korban dibawa ke rumah duka menggunakan mobil Basarnas Cilacap. "Saat ditemukan, tubuh korban mengembung dan mengeluarkan bau yang tidak sedap," ujar Nanang, relawan RAPI Kebumen di lokasi kejadian.
Diberitakan sebelumnya, Dul Ansor tenggelam di Sungai Kedungbener sekitar 50 meter dari rumahnya. Peristiwa itu bermula saat bapaknya keluar rumah tanpa pamit, Senin (6/1) sekitar pukul 20.00 Wib. Sarno (59) salah satu anak korban menyampaikan, setelah mengetahui bapaknya pergi dari rumah, sekitar pukul 21.00 Wib dia bersama keluarga melakukan pencarian.
Petunjuk keberadaan korban baru diketahui pada pagi hari. Sekitar pukul 08.00 Wib salah satu tetangga sekaligus keponakan bernama Roso (35) menemukan salah satu sandal milik korban tergeletak di pinggir sungai sekitar 50 meter dari rumah korban. Diduga kuat korban terpeleset jatuh dari tebing setinggi sekitar 2 meter dan terbawa arus Sungai Kedungbener yang memiliki muara di Sungai Luk Ulo.
( Supriyanto / CN38 / Suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Sekitar pukul 11.40 Wib korban ditemukan tak bernyawa mengapung di pinggir Sungai Luk Ulo persisnya di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong. Berdasarkan lokasi penemuan, korban hanyut terbawa arus sejauh 8 kilometer dari lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun suaramerdeka.com, jasad korban pertama kali ditemukan seorang pencari rumput bernama Bongkel (35) warga Desa Tanggulangin. Saat tengah mencari rumput di pinggir sungai, Bongkel melihat sesosok jasad yang tersangkut bambu di pinggir sungai. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada tim SAR gabungan yang sedang melakukan penyisiran.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan meliputi Basarnas Cilacap, BPBD, RAPI dan PMI Kebumen. Setelah dilakukan pemeriksaan tim medis, jenazah korban dibawa ke rumah duka menggunakan mobil Basarnas Cilacap. "Saat ditemukan, tubuh korban mengembung dan mengeluarkan bau yang tidak sedap," ujar Nanang, relawan RAPI Kebumen di lokasi kejadian.
Diberitakan sebelumnya, Dul Ansor tenggelam di Sungai Kedungbener sekitar 50 meter dari rumahnya. Peristiwa itu bermula saat bapaknya keluar rumah tanpa pamit, Senin (6/1) sekitar pukul 20.00 Wib. Sarno (59) salah satu anak korban menyampaikan, setelah mengetahui bapaknya pergi dari rumah, sekitar pukul 21.00 Wib dia bersama keluarga melakukan pencarian.
Petunjuk keberadaan korban baru diketahui pada pagi hari. Sekitar pukul 08.00 Wib salah satu tetangga sekaligus keponakan bernama Roso (35) menemukan salah satu sandal milik korban tergeletak di pinggir sungai sekitar 50 meter dari rumah korban. Diduga kuat korban terpeleset jatuh dari tebing setinggi sekitar 2 meter dan terbawa arus Sungai Kedungbener yang memiliki muara di Sungai Luk Ulo.
( Supriyanto / CN38 / Suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!