KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 1.338 perajin gula semut yang tersebar di lima kabupaten menerima bantuan keramik dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Koperasi dan UKM. Total bantuan keramik mencapai 12.000 meter persegi. Nantinya setiap perajin memperoleh bantuan keramik dengan ukuran 3x3 m atau 2x2 m.
Lima kabupaten penerima bantuan itu ialah Banjarnegara sebanyak 133 perajin, Banyumas 577 perajin, Cilacap 266 perajin, Purbalingga 130, dan Kebumen 222 perajin gula. Adapun sebanyak 222 perajin gula semut di Kebumen yang mendptkan bantuan meliputi tiga desa di tiga kecamatan, yakni Desa Giripurno Kecamatan Karanganyar, Desa Jladri dan Desa Karangbolong Kecamatan Buayan.
Di Kebumen, bantuan keramik yang juga difasilitasi oleh Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) 3 Jateng itu secara simbolik diserahkan kepada perajin di Desa Purwosari, Kecamatan Puring, kemarin. Acara dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kebumen Drs Farid Ma'ruf dan Pengurus Koperasi Barlingmascakeb Yuliani Suryaningrum SH.
"Dengan diberikannya bantuan keramik ini diharapkan perajin gula semut mempunyai dapur yang bersih agar dapat memproduksi gula semut yang higienis. Muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan para perajin gula semut," ujar Pengurus Koperasi Barlingmascakeb Yuliani Suryaningrum SH kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.
Pasar Ekspor
Yuliani menjelaskan, pemberian bantuan itu diawali dengan terbentuknya Koperasi Produsen Barlingmascakeb yang digagas oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI. Dengan terbentuknya koperasi produsen itu, di tiap-tiap kabupaten terbentuk pula beberapa koperasi primer yang fokus menangani para pelaku usaha kecil dan menengah khususnya perajin gula semut berbahan baku nira kelapa.
Hingga saat ini Koperasi Produsen Barlingmascakeb harus mensuplai rata rata 742 ton gula semut setiap bulan. Selain mencukupi kebutuhan pasar dalam negeri yang mencapai 300 ton/bulan, Koperasi Barlingmascakep juga harus memenuhi pasar ekspor seperti ke Hongkong sebanyak 142 ton, Turki 200 ton dan Guang Zou Cina 100 ton gula semut/bulan.
"Kami berharap Kebumen menjadi pioner produsen gula semut se-Barlingmascakeb mengingat sumber daya alam berupa pohon kelapa yang sangat melimpah," imbuhnya.
Dia menyebutkan, di Kebumen terdapat sekitar 2.500 perajin gula semut dan baru sekitar 500 perajin gula semut yang mendapatkan pembinaan tentang tata cara pembuatan gula semut yang berkualitas, berkuantitas serta higienis.
( Supriyanto / CN39 / SMNetwork / suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Lima kabupaten penerima bantuan itu ialah Banjarnegara sebanyak 133 perajin, Banyumas 577 perajin, Cilacap 266 perajin, Purbalingga 130, dan Kebumen 222 perajin gula. Adapun sebanyak 222 perajin gula semut di Kebumen yang mendptkan bantuan meliputi tiga desa di tiga kecamatan, yakni Desa Giripurno Kecamatan Karanganyar, Desa Jladri dan Desa Karangbolong Kecamatan Buayan.
Di Kebumen, bantuan keramik yang juga difasilitasi oleh Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) 3 Jateng itu secara simbolik diserahkan kepada perajin di Desa Purwosari, Kecamatan Puring, kemarin. Acara dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kebumen Drs Farid Ma'ruf dan Pengurus Koperasi Barlingmascakeb Yuliani Suryaningrum SH.
"Dengan diberikannya bantuan keramik ini diharapkan perajin gula semut mempunyai dapur yang bersih agar dapat memproduksi gula semut yang higienis. Muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan para perajin gula semut," ujar Pengurus Koperasi Barlingmascakeb Yuliani Suryaningrum SH kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.
Pasar Ekspor
Yuliani menjelaskan, pemberian bantuan itu diawali dengan terbentuknya Koperasi Produsen Barlingmascakeb yang digagas oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI. Dengan terbentuknya koperasi produsen itu, di tiap-tiap kabupaten terbentuk pula beberapa koperasi primer yang fokus menangani para pelaku usaha kecil dan menengah khususnya perajin gula semut berbahan baku nira kelapa.
Hingga saat ini Koperasi Produsen Barlingmascakeb harus mensuplai rata rata 742 ton gula semut setiap bulan. Selain mencukupi kebutuhan pasar dalam negeri yang mencapai 300 ton/bulan, Koperasi Barlingmascakep juga harus memenuhi pasar ekspor seperti ke Hongkong sebanyak 142 ton, Turki 200 ton dan Guang Zou Cina 100 ton gula semut/bulan.
"Kami berharap Kebumen menjadi pioner produsen gula semut se-Barlingmascakeb mengingat sumber daya alam berupa pohon kelapa yang sangat melimpah," imbuhnya.
Dia menyebutkan, di Kebumen terdapat sekitar 2.500 perajin gula semut dan baru sekitar 500 perajin gula semut yang mendapatkan pembinaan tentang tata cara pembuatan gula semut yang berkualitas, berkuantitas serta higienis.
( Supriyanto / CN39 / SMNetwork / suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!