AYAH (www.beritakebumen.info) - Seorang nelayan hilang setelah diterjang ombak saat menjaring dari daratan (bintur) di Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen, Kamis (19/9) sekitar pukul 07.30 WIB. Korban bernama Muslimin (30) warga RT 02 RW 01 Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen.
Tim SAR Lawet Perkasa bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Ayah masih melakukan pencarian. Akan tetapi hingga pukul 14.25, jasad korban masih belum ditemukan.
"Sebanyak 17 personil SAR dan lima orang Tagana dikerahkan untuk menyisir dari tengah laut dan sebagian menyisir dari darat," ujar Komandan SAR Lawet Perkasa Bejo Priyono saat dihubungi Suara Merdeka, Kamis (19/9).
Kecelakaan laut tersebut bermula saaat korban bersama dua orang rekannya yakni Parimin (17) dan Fendi (17) keduanya warga Desa Pasir tengah menjaring lopster di batu karang sebelah kiri Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir. Tiba-tiba muncul ombak sehingga menggulung korban hingga hilang dibawa gelombang.
"Beruntung saya bisa berlari sehingga tidak ikut tergulung ombak," ujar Parimin.
( Supriyanto / CN31 / SMNetwork /suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Tim SAR Lawet Perkasa bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Ayah masih melakukan pencarian. Akan tetapi hingga pukul 14.25, jasad korban masih belum ditemukan.
"Sebanyak 17 personil SAR dan lima orang Tagana dikerahkan untuk menyisir dari tengah laut dan sebagian menyisir dari darat," ujar Komandan SAR Lawet Perkasa Bejo Priyono saat dihubungi Suara Merdeka, Kamis (19/9).
Kecelakaan laut tersebut bermula saaat korban bersama dua orang rekannya yakni Parimin (17) dan Fendi (17) keduanya warga Desa Pasir tengah menjaring lopster di batu karang sebelah kiri Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir. Tiba-tiba muncul ombak sehingga menggulung korban hingga hilang dibawa gelombang.
"Beruntung saya bisa berlari sehingga tidak ikut tergulung ombak," ujar Parimin.
( Supriyanto / CN31 / SMNetwork /suaramerdeka.com)
Tiga Nelayan Terseret Ombak
Satu nelayan hilang dan dua nelayan selamat ketika secara tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menyeret 3 nelayan yang sedang memasang perangkap udang mengkara (bintur) di Blok Tegongsuwuk, Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Kamis (19/9/2013) sekitar pukul 07.00 WIB.
Nelayan yang hilang bernama Muslimin (28) warga Pasir. Sedangkan yang selamat, Fendi (20) dan Ali, keduanya juga warga Pasir. Upaya pencarian korban melibatkan Tim SAR Lawet Perkasa, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta kepolisian. Namun hingga petang, korban belum ditemukan.
"Pencarian dilakukan dengan menyisir pantai, serta menggunakan perahu untuk mencari korban di laut," jelas Komandan Tagana Kabupaten Kebumen, Sukamsi.
Peristiwa tersebut menurut Sukamsi, terjadi ketika secara tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menyeret tiga nelayan itu. Fendi dan Ali yang sempat terseret ombak, berhasil menggapai batu karang untuk pegangan. Keduanya terluka karena terbentur batu karang.
"Dalam kondisi terluka, Fendi dan Ali, berusaha menolong Muslimin dengan melempar tali. Dua kali usahanya gagal hingga akhirnya korban hilang ditelan ombak," ungkap Sukamsi. (Suk/krjogja.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!