ARTIKEL (www.beritakebumen.info) - Apapun yang dilakukan polisi bisa berdampak positif maupun negatif di mata masyarakat. Bahkan prestasi kerja polisipun bisa dijadikan bahan kritikan bahkan hujatan. Citra polisi dimata masyarakat selain dari kinerja polisi juga produk media. Apa yang di tulis dan dikabarkan media merupakan bagian dari pencitraan polisi. Salah satu contoh adalah keberhasilan polisi menangkap jaringan terorisme dan menagkap para pelakunya. Namun, apresiasi tidak serta merta menjadi bagian dari pembangunan kepercayaan kepada Polri. Ada salah satu media yang mengemasnya menjadi suatu arogansi. Media ini menampilkan gambar-gambar anggota Densus 88 sedang melakukan penyergapan maupun penyerangan. Gambar-gambar itu dibuat sampai berseri. Isinya belum tentu jelek atau menjelekan polisi tetapi membaca dari judulnya saja orang sudah ragu apakah ini prestasi atau arogansi.Bad News is Good News
Ini yang konyol, karena yang bisa menjadi bahan pertimbangan pemberitaan salah satunya laku atau tidak di masyarakat. Atau bisa tidak menjadi perhatian publik. Perbaikan ataupun edukasi atau pembangunan citra bangsa pun terkadang diabaikanya.
Pemberitaan media merupakan informasi yang cepat di tangkap dan beredar di masyarakat, setidaknya apa yang disampaikan itu: akurat, inspiratif, motivasi, edukatif, dan akuntabel. Mengkritisi atau mengkritik boleh-boleh saja karena media ini menjadi bagian dari pembangunan civil society (kepekaan, kedulian dan solidaritas sosial). Namun sebaiknya bisa menjadi media menjadi provokatif, pembodohan dan alat propagandanya kelompok-kelompok teroris, pelaku kejahatan lainya. Ada sekelompok teroris yang saat akan melakukan aksinya ditunda sampai waktu yang ratingnya tinggi dimedia. Ia ingin menyampaikan pesan bahwa kami ada, kami eksisi bahkan mempropagandakan aksi mereka pada publik dengan memakai media. Sadar atau tidak pemberitaan yang bebas tetapi tidak dengan rambu-rambu di atas bisa kebablasan menjadi bumerang bagi masyarakat.
Menyampaikan penagkapan dengan upaya paksa dengan penunjukan gambar orang-orang yang sedang dibawa dan di periksa, polisi dianggap melanggar HAM. Mengapa? Karena polisi dalam melaksanakan upaya paksa adalah untuk membuktikan dan bukan menghakimi. Polisi hanya membuat terang salah suatu perkara melalui bukti atau membuktikanya baik secara makro atau secar mikro. Dalam proses pembuktian itu, polisi wajib memberikan jaminan dan perlindungan HAM karena kalau secara sosial sudah dihakimi.
Media menjadi mitra polisi untuk membangun kepekaan, kesadaran, tanggung jawab dan solidaritas sosial dalam mewujudkan Kamtibmas. Mitra itu sahabat, bukan bawahan kukan kai tangan, bukan pula sebagai corong. Hubunganya sinergitas antara polisi dan media menjadi penting sebagai upaya membangun brand image.
Counter issue atas isu-isu yang dihembuskan media yang keliru perlu dilakukan. Polisi perlu juga memikirkan media sebagi sarana kontak dan memberitakan prestasi-prestasi dan kinerja yang tidak terekspose media massa. Langkah ini dapat dilakukan menjadi jurnal, majalah, atau leaflet dan sebagainya yang memuat prestasi polisi sehingga orang membaca atau melihat sehingga mendapatkan kejelasan atas apa yang dilakukan oleh polisi. Sayangnya media polisi masih banyak berisi album foto pejabat, bahkan wadah pemujaan pimpinan yang berlebihan atau juga expresi narsis pejabat humas. Mereka lupa apa yang di tampilkan atau yang disuguhkan tidak mencapai sasaran.
Media menjadi simbol kecedasan dan menjadi simbol kekuatan apabila tepat penggunaanya. Apabila salah pemanfaatanya, media akan menjadi bumerang bahkan menjadi simbol kebodohan dan kelemahan. Pemahaman tentang media bagi petugas polisi ini penting karena media bisa menjadi power yang mengingatkan namun bisa juga menjadi bumerang yang melemahkan.(chrysnanda D.L @polreskebumen.com)
POLISI - WARGA - MEDIA
.Mari bersama-sama menciptakan kehidupan yang tertib, aman, dan harmonis.
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!