Polda Periksa Bus AKAP

Antisipasi Terulangnya Tragedi Krumput
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pascatragedi bus maut Karya Sari yang menabrak sedan corolla dan dua sepeda motor hingga menewaskan 15 orang di Tanjakan Krumput, Kemranjen, Banyumas, Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan kelayakan keselamatan kendaraan pada seluruh armada bus Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kebumen, Rabu (14/8).

Puluhan bus terjaring razia yang dilakukan oleh tim gabungan Polda Jateng, Polres Kebumen dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Kabupaten Kebumen.

Kasi Standar Polda Jawa Tengah Kompol Sugeng menyatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan secara rutin tiap-tiap bus AKAP agar memiliki kelayakan dan keamanan penumpang saat musim arus balik ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya kecelakaan lalu lintas pada masa balik mudik Lebaran 2013.

“Kami bersama Dishub sudah melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan di seluruh Jawa Tengah,” ujar Kompol Sugeng disela-sela memimpin razia.

Menurut dia, razia ini digelar secara intensif pascatabrakan karambol yang melibatkan bus PO Karya Sari, sebuah mobil Toyota Corolla, dan dua sepeda motor di tanjakan Krumput pada Sabtu (10/8), yang menewaskan 15 orang dan mengakibatkan 26 orang luka-luka. Oleh karena itu, pihaknya dan Dishubkominfo Kebumen mengecek seluruh surat-surat kendaraan termasuk kelaikan ban, rem, lampu, dan sebagainya.

Jika terbukti melanggar, lanjut dia, bus tersebut langsung ditilang dan dikandangkan. “Kami berupaya mengantisipasi terjadinya kecelakaan seperti yang terjadi di Krumput, karena arus balik lebaran belum selesai. Jangan sampai kecelakaan tersebut terulang lagi,” katanya.

Sejumlah bus antar provinsi yang hendak meninggalkan terminal langsung diberhentikan. Kemudian petugas memeriksa kelengkapan kendaraan serta kondisi bus tersebut seperti STNK dan SIM. Dari hasil razia itu, tim gabungan berhasil menemukan sejumlah bus yang tidak memenuhi standar kelayakan keselamatan penumpang. Seperti ban gundul, rem tangan tidak berfungsi dan kelebihan penumpang, serta tidak lengkapnya surat-surat berkendara.

“Kita langsung tilang, kami langsung mengirimkan teguran kepada pemilik PO agar diperhatikan. Kami menghimbau untuk perusahaan jasa angkutan agar senantiasa mengutamakan keselamatan penumpang dan selalu memperbaiki kendaraan angkutannya,” pintanya.

Meski ditemukan sejumlah bus yang tidak layak, tak ada satupun bus yang dikandangkan. Tim gabungan hanya memberikan peringatan dengan surat tilang. (ori/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post