Stok Kebutuhan Pokok Aman Hingga Lebaran

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pemerintah Kabupaten Kebumen memastikan stok kebutuhan bahan pokok menjelang Bulan Ramadan tetap aman. Meski harga bahan pokok di pasar cenderung naik, namun pemerintah daerah mengkalim semua kebutuhan tetap terkendali.

Kepala Seksi Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Kebumen, Agung Patuh GA mengungkapkan, tindakan berupa pemantauan pasar akan dilakukan. Seluruh pasar akan ditinjau langsung untuk mengetahui fluktuasi harga selama Ramadan.

“Kita akan pantau dan tinjau langsung, supaya diketahui perubahan harganya sekaligus kebutuhannya di pasaran,” tuturnya usai rapat kordinasi persiapan menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 1434 Hijiriah di ruang Rapat Setda Kebumen, Senin (9/7).

Kata Agung Patuh, kenaikan harga bahan pokok di pasaran sudah menjadi tren setiap tahunnya menjelang Ramadan. Namun, dia beranggapan, jika kenaikan harga dibarengi dengan stok yang tercukupi maka tidak terlalu menjadi persoalan. Justru, kata dia, yang dikhawatirkan jika harga melambung tinggi sementara stok kebutuhan tidak ada.

Dia menghimbau kepada para pelaku usaha, baik agen, distributor, pedagang besar khususnya yang bergerak dibidang perdagangan kebutuhan pokok masyarakat agar menambah persediaan barang 25 hingga 30 persen dari stok normal.

“Dengan demikian selain secara distribusi lancar dan harga juga stabil. Kalaupun ada kenaikan harga tidaklah terlalu banyak,” terang Penyidik PNS ini kepada sejumlah wartawan.

Sedangkan data perkembangan harga rata-rata kebutuhan pokok masyarakat hasil survei Dispreindagsar menunjukan harga beras mengalami sedikit kenaikan. Jenis IR 64 naik menjadi Rp 7.250/kg dari sebelumnya Rp 7.000/kg. Harga telur Rp 19.600/kg, daging sapi Rp 85.000 /kg, daging ayam ras Rp 28.000. Begitu pula harga gula pasir belum mengalami kenaikan yakni Rp 11.400 /kg. Sedangkan minyak barco turun dari Rp 10.500 /kg menjadi Rp 10.200/kg.

Sementara, data bagian perekonomian Setda Kebumen menyebutkan stok daging sapi di Kebumen saat ini mencapai 126,6 ton, daging ayam 757,8 ton dan telur 8,1 ton.

Hadir pada rapat kordinasi yang dipimpin oleh Asisten Sekda drh H Djatmiko, Kepala Bagian Perekonomian Setda Hj Wahyu Siswanti SE MSi, Dinas Perindagsar, Dishubkominfo, Dinas Pekerjaan Umum, Polres, Bulog, Pengusaha SPBU dan Gas Elpiji dan instansi terkait lainnya.

Djatmiko menyampaikan kondisi bulan Ramadan dan lebaran perlu disikapi secara khusus. Terlebih, biasanya terjadi peningkatan permintaan kebutuhan pokok masyarakat yang diikuti dengan meningkatknya kebutuhan akan transportasi dan sarana prasarana pendukung lainnya seperti kondisi jalan yang memadai. “Hal tersebut juga berpengaruh terhadap kondisi ketentraman dan ketertiban masyarakat,” kata Djatmiko.(ori/din/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
أحدث أقدم