Lahan Produktif Kian Menyusut

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Lahan produkstif di Kabupaten Kebumen setiap tahunnya terus mengalami penyusutan. Diduga penyusutan ini terjadi karena peralihan fungsi. Pada 2011 lalu, luas lahan panen padi di Kabupaten Kebumen seluas 79.190 hektar. Tahun 2012 luasnya menyusut menjadi 77.826 hektar atau turun 1.364 hektar.

Meski demikian, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kebumen memproyeksikan produksi padi sebanyak 480.388,28 ton gabah kering giling (GKG) dari 77.826 hektar lahan panen. Distanak menarget sasaran panen jagung mencapai 29.280,91 ton pipilan kering dari lahan panen 3.887 hektar. Sedangkan panen kedelai sebanyak 9.028,44 ton biji kering dari lahan panen seluas 6.530 hektar.

Menurut Kepala Seksi Sarpras Produksi pada Distanak Kabupaten Kebumen , Hernowo SH, strategi pencapaian untuk mencapai sasaran produksi, antara lain ditempuh melalui perbaikan jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), dan pengendalian hama penyakit secara terpadu.

"Untuk pengembangan jaringan irigasi, tahun 2013 ada pengembangan jaringan irigasi tingkat usaha tani atau Jitut sebanyak 89 unit seluas 3.900 hektare," ujar Hernowo pada acara Jumpa Pers di Press Center Kebumen, baru-baru ini.

Ketersediaan alat mesin pertanian sebanyak 2.280 traktor roda dua, 5.287 pedal thresher manual, 292 pedal thresher bermesin, 106 power thresher dan 3.945 pompa air. (ori/din/radarbanyumas.co.id)

=============================================================
KOMENTAR PEMBACA | KOMENTAR FACEBOOKER

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | TWITTER |


BERITA PERTANIAN LAINNYA:
Previous Post Next Post