KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kebumen, Agung Patuh GA mengakui bahwa ketersediaan elpiji 3 kg terbatas. Namun, pihaknya menolak jika kondisi tersebut disebut terjadi kelangkaan elpiji.
Saat ini, realisasi penyaluran dari Januari hingga April 2013, rata-rata per bulan mencapai 515.930 tabung per bulan atau 19.843 per hari. "Ini masih dibawah usulan kebutuhan," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (14/5).
Dia menjelaskan, sejauh ini belum ada penetapan kuota elpiji 3 kg tahun 2013. Padahal, pihaknya sudah mengajukan usulan kuota kebutuhan elpiji 3 kg tahun 2013 sebanyak 558.000 tabung per bulan atau 21.461 tabung per hari.
Usulan itu disampaikan kepada Direktur Pembinaan Hilir Migas Dirjen Migas Kementerian ESDM yang ditanda tangani Sekda Kebumen nomor 542/0108 tanggal 29 Januari 2013. "Memang belum ditambah kuotanya," tegasnya.
Dia mengatakan, kebutuhan elpiji 3 kg mengalami kenaikan. Hal itu dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang juga meningkat. Usaha mikro menggunakan banyak menggunakan elpiji, sehingga kebutuhan terus meningkat.
"Banyak yang beralih ke elpiji 3kg, bukan hanya sektor rumah tangga saja tapi juga sektor ekonomi," ujar Agung Patuh.
Dia menuturkan, setiap elpiji datang di agen, langsung ludes terjual. Hal itu disebabkan adanya peningkatan kebutuhan. Pihaknya merasa khawatir jika kondisi tersebut tidak segera ditangani akan terjadi ada kelangkaan elpiji. "Kami sudah mengusulkan penambahan kuota ke Pertamina," ujarnya.
( Rinto Hariyadi / CN34 / SMNetwork / suaramerdeka )
=============================================================
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | TWITTER |
Saat ini, realisasi penyaluran dari Januari hingga April 2013, rata-rata per bulan mencapai 515.930 tabung per bulan atau 19.843 per hari. "Ini masih dibawah usulan kebutuhan," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (14/5).
Dia menjelaskan, sejauh ini belum ada penetapan kuota elpiji 3 kg tahun 2013. Padahal, pihaknya sudah mengajukan usulan kuota kebutuhan elpiji 3 kg tahun 2013 sebanyak 558.000 tabung per bulan atau 21.461 tabung per hari.
Usulan itu disampaikan kepada Direktur Pembinaan Hilir Migas Dirjen Migas Kementerian ESDM yang ditanda tangani Sekda Kebumen nomor 542/0108 tanggal 29 Januari 2013. "Memang belum ditambah kuotanya," tegasnya.
Dia mengatakan, kebutuhan elpiji 3 kg mengalami kenaikan. Hal itu dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang juga meningkat. Usaha mikro menggunakan banyak menggunakan elpiji, sehingga kebutuhan terus meningkat.
"Banyak yang beralih ke elpiji 3kg, bukan hanya sektor rumah tangga saja tapi juga sektor ekonomi," ujar Agung Patuh.
Dia menuturkan, setiap elpiji datang di agen, langsung ludes terjual. Hal itu disebabkan adanya peningkatan kebutuhan. Pihaknya merasa khawatir jika kondisi tersebut tidak segera ditangani akan terjadi ada kelangkaan elpiji. "Kami sudah mengusulkan penambahan kuota ke Pertamina," ujarnya.
( Rinto Hariyadi / CN34 / SMNetwork / suaramerdeka )
=============================================================
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | TWITTER |
BERITA KONTROVERSI LAINNYA: