SPBU di Kebumen Batasi Pembelian Solar

PEJAGOAN (www.beritakebumen.info) - Solar masih sulit diperoleh di Kebumen. Hingga Rabu (10/4/2013), warga masih harus antre untuk mendapatkan solar dalam jumlah terbatas.

Tidak hanya kendaraan berbahan bakar solar yang antre di SPBU. Ratusan jerigen pun mengular, menunggu diisi solar seperti yang terjadi di SPBU 44.543.10 Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen.

Pemandangan seperti itu setiap hari terjadi dalam 2 minggu terakhir. Antrean jerigen dimulai sejak pagi. Pemiliknya ikut menunggu hingga membuat SPBU dipenuhi warga yang membutuhkan solar untuk berbagai keperluan.

Seperti Sudir (50) warga Adimulyo, yang antre untuk kebutuhan mesin traktornya. Di saat solar langka, ia tidak bisa kerja maksimal karena waktunya tersita untuk antre membeli solar. Padahal saat ini, petani banyak membutuhkan traktor untuk membajak sawah.

Kelangkaan solar disikapi Pemkab Kebumen dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan pembelian solar. Untuk bus dan truk besar, maksimal membelian Rp 200 ribu. Bus dan truk sedang Rp 150 ribu, serta mobil pribadi Rp 100 ribu.

Sedangkan pembelian solar dengan jerigen, untuk penjual eceran dan penggilangan padi maksimal Rp 100 ribu. Untuk kebutuhan traktor serta pabrik genteng, pembelian dibatasi Rp 50 ribu.

"Pembatasan berlaku sampai kondisi normal. Pemkab Kebumen juga melayangkan surat ke Pertamina untuk menambah kuota," jelas Sekda Kebumen, Adi Pandoyo.

Untuk pembelian dengan jerigen, SPBU diminta hanya melayani mereka yang membawa surat keterangan dari kepala desa, camat, atau dari instansi terkait. (Suk/krjogja)


=============================================================
KOMENTAR PEMBACA | KOMENTAR FACEBOOKER

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Previous Post Next Post