Jembatan Putus, Jalur Truk Dialihkan Sejauh 10 Kilometer

KARANGSAMBUNG (www.beritakebumen.info) - Menyusul putusnya jembatan yang menghubungkan Kecamatan Karangsambung dan Kecamatan Sadang pada Minggu (7/4) sore, jalur truk Kebumen-Sadang dialihkan melewati Jembatan Mangir, Karanggayam menuju Kebumen dengan selisih jarak sekitar 10 kilometer. Sebelum Jembatan Kalisalak tersebut ambrol, jarak tempuh truk dari Sadang menuju Kebumen melewati Kecamatan Karangsambung sekitar 24 kilometer.

“Saat ini truk dari Kebumen yang hendak ke Kecamatan Sadang dan sebaliknya harus menempuh jarak sekitar 34 kilometer, melewati Mangir,” kata Kapolsek Karangsambung, Iptu Hari Harjanto saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (8/4).

Dia mengatakan, pengalihan tersebut akan dilakukan sampai kondisi Jembatan Kalisalak selesai diperbaiki. Putusnya jembatan tersebut sangat mengganggu ekonomi warga, terutama dialami para sopir truk yang biasa mengangkut pasir dan hasil bumi.

“Jauhnya jarak tempuh membuat ongkos transportasi pun membengkak,’’ kata dia.

Apalagi ditambahkannya saat ini masih terjadi kelangkaan solar bersubsidi. Para sopir truk makin kerepotan.

“Pengendara sepeda motor juga dialihkan melewati jalan Desa Karangsambung berjarak sekitar 2 kilometer. Jalur angkutan desa juga mengalami ganggungan,’’ kata dia.

Sebab, jalan Desa Karangsambung tersebut terlalu sempit dan tidak bisa untuk berpapasan dua angkutan. Kalau mau lewat jalan itu, angkutan desa harus bergantian. “Namun, itu sulit dilakukan mengingat jauhnya jarak untuk berkoordinasi,” imbuh Hari.

Difungsikan Secepatnya

Sekda Kebumen, H Adi Pandoyo SH MSi saat meninjau lokasi bersama Kepala Bagian Operasional Polres Kebumen, Kompol Edi Subroto SH meminta kepada DPU Kebumen untuk segera memperbaiki jembatan tersebut. Minimal jembatan darurat bisa difungsikan secepatnya mengingat sangat penting untuk mendukung perekonomian warga sekitar.

“Saya minta besok (hari ini) jembatan darurat bisa berfungsi agar bisa dilewati sepeda motor dan angkutan desa,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kebumen, Dwiyono Waluyo ST MT didampingi Kabid Bina Marga, Haryono Wahyudi berjanji akan segera menangani masalah tersebut. Jembatan tersebut sejatinya baru tahap perbaikan dengan penunjukan langsung. Nahas, baru tiga hari digarap justru ambrol tergerus air hujan.

“Ya, akan segera dibuat jembatan darurat menggunakan gelagar. Secepatnya jembatan ini akan bisa difungsikan,” katanya.

Sementara itu, Ainun dari CV Dentra Kebu­men yang ditunjuk untuk memperbaiki Jem­batan Kalisalak mengatakan, sebelum ambrol pihaknya baru melakukan pembongkaran bagian sisi barat jembatan. (K42-91,23/suaramerdeka)


=============================================================
KOMENTAR PEMBACA | KOMENTAR FACEBOOKER

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Previous Post Next Post