Keluhan Selama Jumbara PMR Jateng

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sejumlah keluhan muncul di tengah kegembiraan mengikuti Jumbara PMR sekaligus Temu Karya KSR Tingkat Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Widoro Karangsambung, Kabupaten Kebumen.

Seperti keluhan yang disampaikan oleh Wijanarko, pendamping kontingen dari Pekalongan. "Dewan jurinya kurang menguasai materi sehingga sangat merugikan peserta," tandas Wijanarko di sela-sela penutupan kegiatan 4 tahunan itu, Selasa (10/7).

Selain itu, banyak agenda kegiatan yang tidak sesuai dengan jadwal akibat panitia lokal dengan panitia tingkat Jateng kurang koordinasi. Panitia juga tidak bisa menyediakan audien dengan baik ketika berlangsung simulasi penanganan bencana. Misalnya ketika dibutuhkan audien sekitar 30 orang untuk menjadi korban dan lainnya, panitia hanya menyediakan 15 orang sehingga simulasi tidak berjalan maksimal.

Dikeluhkan pula tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang dinilai tidak selaras sehingga membuat peserta kaget karena tidak seperti yang sudah direncanakan sejak awal keberangkatan.

Kurangnya fasilitas MCK paling banyak dikeluhkan. Beberapa peserta yang ditemui, merasa risih jika harus antre mandi setiap pagi dan sore. Belum lagi, air kerap habis sebelum semuanya mandi. (Suk/krjogja)

#http://krjogja.com/read/135083/keluhan-selama-jumbara-pmr-jateng.kr


=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم