KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Meski persediaan LPG 3 Kg dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kebumen, hal itu masih perlu diwaspadai. Sebab pada Mei lalu, terjadi lonjakan kebutuhan ataupun permintaan gas LPG 3 kg hingga melebihi kuota.Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kebumen, Agung Patuh, mengakui kondisi tersebut. Dimana pada bulan Mei lalu terserap 492.560 tabung atau rata-rata 18.945 tabung setiap harinya. Sedang kuota untuk Kabupaten Kebumen hanya 17.595 tabung perhari.
Namun, meski ada lonjakan, kebutuhan masyarakat tetap bisa dipenuhi dari kuota tambahan sebanyak 295 tabung perhari. Hanya saja penambahan itu hanya sebagai tabungan yang akan dikeluarkan pada saat-saat tertentu, seperti ketika terjadi peningkatan kebutuhan pada bulan Mei lalu atau ketika Ramadan dan hari raya.
"Ketika Ramadan dan hari raya, biasanya terjadi lonjakan permintaan sebesar 30 hingga 40 persen dibanding hari-hari biasa. Pada saat seperti itulah tabungan akan dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," jelas Agung Patuh. Diharapkan kondisi tersebut tidak sampai meresahkan masyarakat.
Warga Keluhkan Harga
Sementara itu banyak warga yang mengeluhkan mahalnya harga gas LPG 3 kg. Kebanyakan adalah dari wilayah pelosok Kebumen atau jauh dari pusat kota. Harga gas LPG yang dikeluhkan pun beragam di beberapa lokasi, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 17.000 per tabung, bahkan lebih. Berbeda dengan harga pada umumnya yang berkisar Rp 13.500. Beberapa pedagang beralasan, mahalnya harga tersebut karena lokasi yang jauh sehingga membutuhkan biaya transportasi lebih. (bk01/suk/kr)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!