Korban Tragedi Cary Bertambah, Pemkab Akan Beri Satunan

KEBUMEN (The Independent News) - Korban Suzuki Carry yang tertabrak Kereta Api (KA) Kutojaya di perlintasan tanpa pintu KM 456+0/1 Desa Argopeni Kecamatan/Kabupaten Kebumen bertambah 2 menyusul meninggalnya Siti Masfuroh (30) serta anaknya Zahwa (3) di RS Siaga Medika Banyumas.

Meninggalnya Siti Masfuroh serta Zahwa memperpanjang daftar korban tewas dalam peristiwa yang terjadi Rabu sekitar pukul 18.45. Sebelumnya, 4 jenazah telah dimakamkan bersanding, yakni Kiai Asnawi Alwi Al-Hafidz (suami Siti Masfuroh), Tabroni (kakak Kiai Asnawi), Nuril Anwar (anak ragil Kaia Asnawi) dan Ifa Nurul Afrida (keponakan Kiai Asnawi).

"Kecelakaan tersebut telah merenggut seluruh keluarga Kiai Asnawi Alwi Al-Hafidz," jelas famili korban, Musiaji Endroyono (50) dengan nada sedih.

Zahwa meninggal Kamis (17/5) sore dan malam harinya langsung dimakamkan di samping makam ayahnya di Dukuh Waja Desa Jagapaten Buluspesantren Kebumen. Sedangkan Siti Masfuroh meninggal Jumat (18/5) siang. "Begitu sampai di Kebumen, malam ini juga akan langsung di makamkan," jelas Endroyono.

Pemkab Akan Beri Santunan Kepada Para Korban
Musibah di perlintasan tanpa pintu Desa Argopeni Kecamatan/Kabupaten Kebumen menjadi keprihatinan tersendiri bagi Pemkab Kebumen. Pemkab juga akan memberi santunan kepada seluruh korban.

"Atas nama Pemkab Kebumen, kami ikut prihatin dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami keluarga Kiai Asnawi," kata Asisten I Sekda Kebumen H Adi Pandoyo SH MSi, Jumat (18/5).

Sementara itu hingga Jumat (17/5) siang minibus Suzuki Carry AD 9201 PC yang ringsek akibat digasak KA Kutojaya di perlintasan tanpa pintu Desa Argopeni, masih berada di lokasi kejadian. Upaya menyingkirkan mobil yang membawa 10 penumpang itu, mengalami kesulitan karena tidak ada jalan menuju lokasi.

Mobil yang masih berada di pinggir rel menjadi tontonan. Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan meski harus melalui pematang sawah. Sebagian menyusuri rel kereta api melalui Stasiun KA Wonosari. Pengguna jalan pun banyak yang ingin melihat sehingga arus lalu lintas di jalan utama Kebumen-Purworejo kerap tersendat.

Suzuki Carry ringsek setelah digasak KA Kutojaya di perlintasan tanpa pintu Desa Argopeni Kebumen, Rabu sekitar pukul 18.45. Posisinya yang berada di tengah sawah, karena terseret sejauh sekitar 500 meter dari tempat kejadian.

Dalam peristiwa naas itu, 4 penumpang minibus meninggal di lokasi kejadian, menyusul 2 meninggal meski sempat dirawat intensif di rumah sakit, dan 4 orang selamat. (Suk/krjogja)


=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم