Produksi Pepaya 317 Ton Per Minggu

Foto: Sukmawan/kr
KEBUMEN (The Independent News) - Produksi pepaya di Kebumen cukup besar. Data Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen menunjukkan produksi pepaya Kebumen mencapai 317 ton per minggu,dari luas lahan sekitar 200 hektar. Bahkan sebagian sudah menembus pasar luar negeri, seperti ke Singapura, Hongkong dan Dubai.

Karena hal tersebut, Dinas Pertanian Propinsi Jateng melalui Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit Tanaman Temanggung (LPHPT) memfasilitasi pelatihan berupa Sekolah Lapang Pengendalian Hama Tanaman ( SLPHT) Pepaya untuk Petani pepaya di wilayah urut sewu, yang bertempat di Balai Desa Munggu Kecamatan Petanahan. Adapun peserta pelatihan 25 petani pepaya di Desa Munggu, Desa Karangreja, Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan dan Desa Waluyorejo Kecamatan Puring.

SLPHT yang dimulai tanggal 5 april 2012 tersebut dibuka oleh Kepala Dians Pertanian dan Peternakan Kabupaten kebumen Ir Pudjirahaju. Hadir pula perwakilan Balai Perlindungan tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa tengah, Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit Tanaman Jawa Tengah serta camat setempat.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Ir Pudjirahaju didampingi Kasi Produksi dan Perlindungan Hortikultura yang juga sebagai petugas bakohumas Indah Buditristanti,SP mengatakan SLPHT tersebut merupakan SLPHT pepaya yang pertama kali di laksanakan di jawa Tengah dan di tingkat Nasional. Adapun teknis pelaksanaan SLPHT direncanakan akan berlangsung 2 minggu sekali, dengan frekuensi pelatihan 12 kali. SLPHT akan dipandu petugas Pengamat Organisme Penyakit tanaman .

Ditambahkannya dari SLPHT tersebut diharapkan akan meningkatkan pengetahuan petani pepaya terkait budidaya tanaman pepaya. Termasuk bagaimana cara budidaya pepaya sesuai standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga bisa menghasilkan pepaya yang lebih berkualitas dan sesuai permintaan pasar.

Kepada peserta SLPHT Pudjirahaju berpesan agar selama pelatihan selalu aktif, penuh inisiatif, disiplin, serta mengikuti pelatihan secara kontinue hingga 12 kali pertemuan. "Selanjutnya mereka diharapkan untuk menularkan dan menyebarluaskan ilmu yang telah didapatkannya kepada petani yang lain " ungkap Pudjirahaju.

Selama ini Kebumen memang dikenal sebagai salah satu produsen pepaya. Denagn produksi 300an ton per minggu, pepaya dari kebumen telah dipasarkan hingga luar wilayah , seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta , Palembang dan Padang. Selain itu juga diekspor ke Singapura, Hongkong dan Dubai.

Secara terpisah kabid Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen, Ir M Machasin mengatakan wilayah urut sewu Kebumen sangat berpotensi untuk ditanami pepaya. Dengan luas lahan dari ujung timur kecamatan Mirit hingga ujung barat Kecamatan Puring seluas 9000 hektar, 50% nya merupakan lahan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai wilayah pertanian.'Bahkan wilayah Kebumen merupakan satu-satunya wilayah yang secara teknis memenuhi persyaratan untuk tanaman pepaya, baik dari sisi kondisi air maupun aspek lingkungannya' tandas Machasin. (Bagian Humas dan Protokol Setda Kebumen)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم