Penolakan Tambang Pasir Besi Masih Berlanjut

MIRIT (The Independent News) - Penolakan terhadap rencana penambangan pasir besidi pesisir selatan terus berlanjut. Kali ini dilakukan oleh puluhan warga Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, yang menggelar aksi pasang spanduk dan postersebagai bentuk penolakan.
Aksinya yang digelar Rabu (14/3) pagi itu diikuti sekitar 50 orang. Spanduk dipasang di pinggir Jalan Daendels di wilayah de...sa itu. Selain itu spanduk bertuliskan antara lain "Jangan Paksa Jual Tanah Kami","Warga Tlogopragoto Tolak Pasir Besi","Cabut Ijin pasir besi" juga dipasang di jalan desa dan Pasar Tlogopragoto.
Pemasangan spanduk dan poster dilakukankarena warga telanjur resah dengan rencana penambangan pasir besi di wilayah itu. Warga khawatir, dibukanya pasir besi akan membuat warga kehilangan tanah garapan.
"Aksi ini merupakan langkah antisipasi supaya desa kami tidak dijadikan lokasi penambangan pasir besi," koordinator aksi, Riyadi (45) kepada Suara Merdeka di sela-sela aksi.
Poniran (32) warga lain mengaku akan menolak kedatangan investor pasir besi. Pemilik lima bidang tanah di pesisir selatan itu mengaku takut kehilangan tanah. Sebab, sampai saat ini masih ada persoalan tanah yang belum jelas di desanya.
"Sesuai SPPT dan letter C desa, saya punyatanah lima 5 persil. Namun meski tiap tahun membayar pajak sampai sekarang saya belum tahu lokasi tanah saya itu," tandasnya.
Menurut Ketua Karang Taruna "Tlogo MudaKarya" Desa Tlogodepok Darno mengatakan, pemerintahan desa dinilai tidak transparan soal tanah dan pasir besi.Kondisi itu membuat hubungan antara pemuda dan sesepuh serta perangkat desa tidak harmonis. ( Supriyanto / CN31 / JBSM )


=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم