Karangsambung Dilanda Banjir dan Longsor

Gambar: ilustrasi

KARANGSAMBUNG (The Independent News) - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kebumen Jum'at (4/11/11) sore kemarin mengakibatkan dampak buruk bagi sebagian wilayah Kebumen bagian utara. Diantaranyaadalah banjir dan tanah longsor di Kecamatan Karangsambung.

Banjir diakibatkan oleh meluapnya sungai Luk Ulo. Dari keterangan yang dihimpun, setidaknya ada 15 sepeda motor, 5 truk, dan 1 alat berat berupa begho, terjebak banjir Sungai Luk Ulo. Selain itu 6 rumah di Dukuh Lokidang Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, juga dilaporkan terendam banjir setinggi 2 meter. Namun kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi hingga mengakibatkan jalan penghubung antara Kecamatan Karangsambung dengan Kecamatan Sadang terputus. Tanah longsor terjadi di Desa Totogan, Kecamatan Karangsambung.


Tim gabungan dari Polres Kebumen, PMI, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen berada di lokasi hingga pukul 23.00 WIB Jum'at malam.

Sabtu (5/11/11) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, sebuah bangkai truk pengangkut pasir terlihat masih dalam proses evakuasi dan menjadi tontonan warga atau pengguna jalan yang lewat. (bkb-01/ix)





=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

2 Comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

  1. gununge di babadi bae ben tambah banjir.....salaeh sapa kuwe....ra pada njaga lingkungan

    ReplyDelete
  2. Pemda Kebumen kudu menghentikan penambangan pasir yang makin merajalela di sepanjang sungai lukulo yang mengakibatkan kerusakan alam dan sangat merugikan warga di sepanjang sungai lukulo.....

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post