Bangun Tujuh Pasar, Kebumen Siapkan Rp 72 Miliar

KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen Jawa Tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp 72 miliar untuk pembangunan tujuh pasar tradisional di daerah tersebut. Selain pembangunan pasar baru, sejumlah pasar lama juga akan direvitalisasi untuk meningkatkan perekonomian rakyat setempat.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kebumen Azam Fatoni, Kamis (3/11/2011) mengatakan, saat ini pihak Pemkab Kebumen memang sedang giat membangun pasar tradisional dan sebaliknya menahan laju pembangunan mal dan pasar modern.

Alokasi anggaran sebesar Rp 72 miliar tersebut akan digunakan membangun Pasar Tumenggungan Kebumen sekitar Rp 48 miliar, Pasar Prembun sebesar Rp 5 Miliar, Pasar Kutowinangun Rp 5 Miliar, Pasar Jatisari Rp 3,45 miliar, Pasar Petanahan Rp 4,6 miliar, Pasar Karanganyar Rp 5 miliar, dan Pasar Tlogopragoto dengan alokasi dana sekitar Rp 1,6 miliar.

"Selain itu, akan ada revitalisasi Pasar Indrakila sebesar Rp 3,5 miliar, Plumbon Rp 500 juta, Pasar Ambal Rp 4 miliar, dan Pasar Ayah dengan dana Rp 3 miliar. Anggaran yang digunakan untuk revitalisasi pasar tersebut bersumber dari APBD dan APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)," ungkapnya.


Menurut Azam, gencarnya pembangunan pasar tradisional ini untuk mengimbangi tumbuhnya pasar modern. Diakuinya, sejumlah pasar tradisional di kebumen sudah berusia tua. Untuk itu, Pemkab berupaya keras mendapatkan dana dari pusat terkait penanganan pasar yang kondisinya memperihatinkan tersebut.

"Prioritas penanganan pasar tua pada "Tetapi yang kami prioritaskan adalah pasar yang memiliki potensi bagus, rawan terhadap kemacetan serta berada di sekitar objek wisata," jelasnya. (kompas)

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

2 Comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

  1. Memang sdh saatnya Psr Tumenggungan direvilisasi mestinya bukan lg menjadikan pasar tsb sbg pasar tradisional namun seyogyanya semi modern atau bahkan modern, mengingat pasar tsb merupakan pusat kegiatan perekonomian kota sekaligus menjadikannya nuansa gemerlap wajah kota yg dpt membanggakan masyarakat Kebumen dan tentunya pula diharapkan mampu mengundang dunia investasi riil dan meningkatkan PAD.. tak lupa urun saran saya, jgn sampai nantinya dlm perencanaan DED pasar tsb kurang dlm sistem pencahayaan, ventilasi udara, sarana air bersih, pembuangan air kotor, juga keamanan dan kenyamanan baik untuk pedagang maupun pembeli, begitu pula dgn sistem pemadam kebakaran yg kudu mesti ada.. tks

    ReplyDelete
  2. bagus itu....semoga bisa menyeimbangkan pasar tradisional dengan pasar modern...

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post