AKI dan AKB Kebumen Masih Cukup Tinggi

(Foto:Sukmawan-KR)

Angka Kematian Ibu Hamil (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Kebumen rupanya masih perlu perhatian lebih. Selama tahun 2011, dari 22.396 ibu hamil, hanya ada 21.392 ibu hamil yang melahirkan sedang jumlah bayi yang dilahirkan hanya 20.481 bayi.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen terus berupaya menekan angka kematian ibu hamil (AKI) dan bayi (AKB) tersebut melaui berbagai program kesehatan. Selisih angka antara ibu hamil, ibu hamil yang melahirkan, dan bayi yang dilahirkan, dikarenakan oleh berbagai sebab. Seperti meninggal sebelum melahirkan, dan keguguran.

Hal tersebut diumngkapkan oleh Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Kebumen, dr Hj Rini Kristiani MKes di Gedung Press Center Kebumen, Selasa (25/10).
"Penyebab terbanyak dalam kasus kematian ibu hamil adalah pendarahan pasca persalinan. Sedangkan kematian bayi, terbanyak akibat kekurangan oksigen atau asfiksia saat dilahirkan," jelasnya.

Kecamatan Karanggayam tercatat sebagai kecamatan dengan angka AKB tertinggi,disusul Rowokele, Petanahan, dan Kutowinangun. Sedang dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bonorowo dan Sruweng, dikatakan tidak ditemukan adanya kasus kematian bayi.


=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم