KEBUMEN – Pemakaian listrik selama libur lebaran diprediksi naik sedikitnya 30 persen. Mengantisipasi hal tersebut, PT PLN (Persero) UPJ Kebumen menyiagakan petugas selama 24 jam nonstop di lima lokasi berbeda, yang siap sewaktu-waktu mengatasi ancaman pemadaman listrik.
Manajer UPJ PLN Kebumen, Joko Handoyo, Kamis (25/8), memastikan, terjadi peningkatan penggunaan listrik oleh warga masyarakat setiap lebaran tiba. Hal tersebut disebabkan meningkatnya konsumsi warga akan aneka barang elektronik, yang mengakibatkan peningkatan penggunaan listrik. “Sedikitnya terjadi peningkatan pemakaian listrik sebesar 30 persen setiap masuk libur lebaran,” kata mantan manajer UPJ Gombong ini.
Kondisi tersebut memperbesar resiko ancaman pemadaman. Namun demikian, pihaknya menjamin hal yang sangat tidak diharapkan tersebut akan terjadi selama libur lebaran. “Selama lebaran tidak boleh ada pemadaman bergilir akibat pemeliharaan jaringan yang dilakukan oleh petugas dari H-7 hingga H+7 lebaran sehingga seluruh warga masyarakat nyaman menikmati libur lebaran,” tandas Joko Handoyo.
Ada pun upaya yang dilakukan PLN, sambungnya, menyiapkan petugas di lima titik, yang siaga 24 jam penuh. Yaitu di Kecamatan Kebumen, Petanahan, Kutowinangun, Padureso dan Poncowarno. Mereka yang merupakan divisi Yantek (pelayanan teknis) tersebut bertugas mengatasi gangguan pemadaman. "Khusus di Kebumen kita siapkan 18 orang petugas, selebihnya kita dibantu paguyuban BTL (Biro tehnik Listrik, mitra PLN, red),” tegasnya seraya mengatakan, PLN pun telah menyiapkan puluhan trafo baru berbagai ukuran yang siap dipergunakan setiap saat.
Pada bagian lain Joko mengatakan, ancaman lsitrik padam bisa datang dari sejumalh faktor. Antara lain, faktor angin kencang yang bisa menumbangkan pohon-pohon yang berada di sekitar jaringan listrik. Berikutnya, ramainya warga masyarakat yang berman layang-layang. "Khusus di wilayah Kebumen IV yang berada di kecamatan selatan Kebumen kita mewaspadai dua hal tersebut," katanya. Dia menghimbau, agar warga masyarakat dapat bekerja sama dengan para petugas PLN untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. "Kami juga menghimbau masyarakat agar dapat menekan penggunaan listrik pada saat beban puncak, yakni pukul 18.00 WIB- 22.00 WIB," imbuhnya.(cah)
sumber: radarbanyumas.co.id

Pak saya mau lapor kmn nih mslh listrik dirumah saya yg suka mti sendri trs hidup sndri lg.
ReplyDeletePadahal meteran g turun dan sikring pun g pts.
Mohon bantuany pak krn saya tkt trjdi hal yg tdk diinginkan.
Alamat kami di desa plumbon rt 01 rw 01
Atas nama ibu Dasiah
No hp 081290374734
Kalau bisa datang y pak...
Mohon bantuanya.
Terimakasih
Pagi pa… utuk pemangkasan ranting dan cabang pohon diarea tiang daerah saya d/a Lemahduwur Rt 01/06 kuwarasan mematahkan tiang penerangan jalan dan rusak.mohon diperhatikan dan diperbaiki karena pemangkasan tersebut kan direncanakan pastinya apabila ada kerusakan milik warga pihak PLN bertanggungjawab. Tidak hanya ditinggalkan seolah – olah tidak tau dan semaunya sendiri. Trimakasih atas perhatianya dan saya tunggu tindakannya.
ReplyDeletePost a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!