![]() |
| Embung Wonosari Kebumen. (Foto: FB/Ferindra Cuf) |
Yakni di Desa Srati Kecamatan Ayah, Penusupan dan Pandansari Kecamatan Sruweng, Giritirto Kecamatan Karanggayam, Tlepok Kecamatan Karangsambung dan Triwarno Kecamatan Kutowinangun.
"Pembuatan embung-embung baru memang sengaja di kawasan pegunungan mengingat di musim kemarau kawasan pegunungan Kebumen kerapkali kekurangan air untuk berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk pertanian," ujar Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Supangat SSos, di ruang kerjanya, Jum'at (22/06/2018).
Keenam embung tersebut berukuran 3 ribu hingga 4 ribu meter pesegi dengan dana pembangunan Rp 200 juta/embung dari APBD 2018 Kebumen.
Selain sebagai penopang kebutuhan air tanaman pertanian di musim kemarau, baik palawija maupun tanaman perkebunan lain, diharapkan adanya embung tersebut bisa menjadi objek wisata. "Selain untuk kebutuhan pertanian, keenam desa tersebut juga menginginkan agar desain embung bisa menarik sebagai tempat wisata," ujar Supangat.
Editor : bk| Sumber : krjogja.com

إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!