| Droping air bersih disambut gembira warga Dukuh Sigodek. (Foto: Sukmawan) |
Selama ini kebutuhan air bersih warga pedukuhan tertingi di Desa Candi itu, dipenuhi dari air hujan yang ditampung di kolam. Namun sejak memasuki bulan Agustus, kolam mulai mengering. Begitu air kolam kering, warga mengambil air bersih ke sumber air yang berada di bawah yang lokasinya cukup sulit dijangkau.
"Tidak hanya sulit dijangkau, satu-satunya sumber air yang masih ada airnya itu, sekarang debitnya sudah kecil. Jadi harus antre," terang Wiwi (32) yang hilir mudik membawa ember berisi air bersih dari lokasi droping air bersih ke rumahnya.
Di Dukuh Sigodek, droping air bersih diberikan dengan menuang air bersih dari tangki ke ember dan wadah lain. Droping air bersih diberikan seminggu sekali. "Kami bersyukur mendapat bantuan meski air bersih yang kami terima hanya cukup untuk dua hari," ujar Wiwi (Suk/krjogja)
DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)
_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!