KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Hujan deras yang mengguyur Kebumen sejak Selasa (7/1) malam hingga Rabu (8/1) dini hari mengakibatkan trotoar di Jalan Raya Tembana di Desa Kutosari, Kecamatan Kebumen longsor. Trotoar jalan sepanjang 20 meter tersebut ambrol akibat gerusan air hujan.
Ambrolnya trotoar jalan yang terletak sekitar 150 meter timur Jembatan Tembana itu memaksa pemakai jalan harus berhati-hati saat melewati jalan nasional ini. Pasalnya, tidak ada lagi pembatas jalan dan sebagian tanah dibawah asapal juga turut terbawa longsor. Selain itu, satu tiang telpon juga terbawa longsoran. Terlebih pada malam hari, karena kurangnya lampu penerangan dan rambu-rambu lalu lintas, semakin membahayakan pengguna jalan.
Menurut warga yang tinggal dekat dengan lokasi, Udin (40), longsor terjadi Rabu (8/1) sekitar pukul 02.00 dini hari saat hujan deras mengguyur. “Saya kebetulan sedang duduk di depan rumah tiba-tiba ada suara ambruk. Ternyata jalannya longsor,” kata Udin, pemilik sepeda motor di dekat lokasi longsor.
Selain longsor, kondisi jalan mengalami keretakan cukup panjang. Menurut warga sekitar, kondisi itu sudah berlangsung lama.
Wasono, warga lain mengatakan, jika tidak segera diperbaiki, jalan berstatus jalan nasional itu dikhawatirkan juga akan ikut mengalami longsor. “Untung saja, badan jalan aspal masih tertahan. Kalau tidak longsoran bisa lebih cepat melebar karena banyaknya kendaraan berat yang kerap lewat,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi ST MT mengatakan, jalan tersebut merupakan jalan nasional yang kewenangannya berada pada Bina Marga Provinsi. Pihaknya, langsung melaporkan kejadian itu kepada Bina Marga Provinsi agar segera diperbaiki. “Kita sudah laporkan, semoga segera ditangani agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.(ori/bdg/radarbanyumas.co.id)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Ambrolnya trotoar jalan yang terletak sekitar 150 meter timur Jembatan Tembana itu memaksa pemakai jalan harus berhati-hati saat melewati jalan nasional ini. Pasalnya, tidak ada lagi pembatas jalan dan sebagian tanah dibawah asapal juga turut terbawa longsor. Selain itu, satu tiang telpon juga terbawa longsoran. Terlebih pada malam hari, karena kurangnya lampu penerangan dan rambu-rambu lalu lintas, semakin membahayakan pengguna jalan.
Menurut warga yang tinggal dekat dengan lokasi, Udin (40), longsor terjadi Rabu (8/1) sekitar pukul 02.00 dini hari saat hujan deras mengguyur. “Saya kebetulan sedang duduk di depan rumah tiba-tiba ada suara ambruk. Ternyata jalannya longsor,” kata Udin, pemilik sepeda motor di dekat lokasi longsor.
Selain longsor, kondisi jalan mengalami keretakan cukup panjang. Menurut warga sekitar, kondisi itu sudah berlangsung lama.
Wasono, warga lain mengatakan, jika tidak segera diperbaiki, jalan berstatus jalan nasional itu dikhawatirkan juga akan ikut mengalami longsor. “Untung saja, badan jalan aspal masih tertahan. Kalau tidak longsoran bisa lebih cepat melebar karena banyaknya kendaraan berat yang kerap lewat,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi ST MT mengatakan, jalan tersebut merupakan jalan nasional yang kewenangannya berada pada Bina Marga Provinsi. Pihaknya, langsung melaporkan kejadian itu kepada Bina Marga Provinsi agar segera diperbaiki. “Kita sudah laporkan, semoga segera ditangani agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.(ori/bdg/radarbanyumas.co.id)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!