AYAH (www.beritakebumen.info) - Sedikitnya sekitar 75 anggota Saka Bhayangkara pangkalan Mapolsek Karanganyar Kebumen dilatih hidup di alam liar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di hutan konservasi lingkungan obyek wisata Goa Petruk , Desa Candirenggo Kecamatan Ayah Tersebut diikuti penuh antusias oleh para anggota Saka Bhayangkara .
Selama dilatih hidup di alam liar, anggota saka Bayangkara dilatih beberapa materi sekaligus praktek, diantaranya materi clambing atau panjat tebing, caving dengan menyusuri hutan, pengenalan alam dan beberapa materi lainnya.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman anggota Bayangkara dalam hidup di alam. Selain itu, kemampuan yang telah diberikan selama pelatihan, juga bertujuan untuk membekali keterampilan memanjat tebing maupun menyusuri hutan kepada mereka.
“Sehingga jika suatu saat dibutuhkan untuk membantu mengevakuasi korban bencana maupun kecelakaan di hutan liar, mereka sudah berpengalaman dan mampu melakukanya,”ujar AIPTU Sudaryono, pembina saka Bhayangkara pangkalan Mapolsek Karanganyar, Senin (27/1).
Sudaryono menambahkan, di Kebumen, saka Bayangkara psngkalan Mapolsek Karanganyar tergolong sebagai saka Bayangkara yang banyak menorehkan prestasi di tingkat Jawa Tengah. Bahkan pada tahun 2013 kemarin, saka Bayangkara Karanganyar menjadi juara 2 lomba kantibmas , juara 2 pertikaracab dan juara 3 lomba PBB di tingkat provinsi yang dilaksanakan di Semarang.
“Berbagai prestasi yang diraih juga merupakan kerja keras dan perhatian Mapolsek Karanganyar dalam membiana mereka. Karena selain membina lewat pelatihan, anggota saka Bayangkara juga kita ikutkan dalam sejumlah kegiatan yang diadakan oleh Mapolsek,”tutur Sudaryono.(ben/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Selama dilatih hidup di alam liar, anggota saka Bayangkara dilatih beberapa materi sekaligus praktek, diantaranya materi clambing atau panjat tebing, caving dengan menyusuri hutan, pengenalan alam dan beberapa materi lainnya.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman anggota Bayangkara dalam hidup di alam. Selain itu, kemampuan yang telah diberikan selama pelatihan, juga bertujuan untuk membekali keterampilan memanjat tebing maupun menyusuri hutan kepada mereka.
“Sehingga jika suatu saat dibutuhkan untuk membantu mengevakuasi korban bencana maupun kecelakaan di hutan liar, mereka sudah berpengalaman dan mampu melakukanya,”ujar AIPTU Sudaryono, pembina saka Bhayangkara pangkalan Mapolsek Karanganyar, Senin (27/1).
Sudaryono menambahkan, di Kebumen, saka Bayangkara psngkalan Mapolsek Karanganyar tergolong sebagai saka Bayangkara yang banyak menorehkan prestasi di tingkat Jawa Tengah. Bahkan pada tahun 2013 kemarin, saka Bayangkara Karanganyar menjadi juara 2 lomba kantibmas , juara 2 pertikaracab dan juara 3 lomba PBB di tingkat provinsi yang dilaksanakan di Semarang.
“Berbagai prestasi yang diraih juga merupakan kerja keras dan perhatian Mapolsek Karanganyar dalam membiana mereka. Karena selain membina lewat pelatihan, anggota saka Bayangkara juga kita ikutkan dalam sejumlah kegiatan yang diadakan oleh Mapolsek,”tutur Sudaryono.(ben/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!