KUWARASAN (www.beritakebumen.info) - Rumah Sakit Umum (RSU) Purwogondo, Kuwarasan, Kebumen menerima bantuan alat kesehatan "laparascopy" dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat. Alat seharga miliaran rupiah itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen RSU Purwogondo bersedia melayani KB steril (MOW) gratis.
Adapun bantuan diserahkan oleh Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jateng Erna Sulistyowati kepada Direktur RSU Purwogondo dokter M Ihsan Fajar SpoG, kemarin. Selain serahterima bantuan, dalam kesempatan itu dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara RSU Purwogondo dan BKKBN Jateng.
Ikut menyaksikan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kebumen, Retno Yuliati, Pembina Yayasan Damar Jati Cipto Waluyo, dan Ketua Yayasan Damar Jati sekaligus pemilik RSU Purwogondo Ristawati Purwaningsih. Hadir pula jajaran Muspika Kecamatan Kuwarasan.
Kabid KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jateng Erna Sulistyowati menyampaikan, RSU Purwogondo merupakan satu-satunya rumah sakit swasta yang mendapatkan bantuan alkes laparascopy dari 14 rumah sakit dari anggaran BKKBN 2013.
"Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi BKKBN Pusat terhadap pelayanan RSU Purwogondo sebagai satu satunya rumah sakit swasta di Kebumen yang melayani program KB steril gratis," ujar Erna Sulistyowati di sela-sela acara.
Direktur RSU Purwogondo dokter M Ihsan Fajar menambahkan, dengan bantuan laparascopy tersebut pihaknya akan meningkatkan kualitas layanan KB steril. Selain itu juga akan menambah cakupan pelayanan di rumah sakit yang dipimpinnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, laparascopy merupakan alat yang dapat digunakan sebagai diagnostik dan operasi dengan perlukaan yang minimal. Di bagian penyakit kandungan (obsgyn) digunakan untuk melihat kondisi organ kandungan secara langsung dan tindakan seperti operasi sterilisasi dengan cincin, operasi tumor kandungan. "Selain itu bisa digunakan pada beberapa kasus bedah," ujar dokter M Ihsan Fajar.
Selama dua tahun terakhir, imbuh dia, pihaknya telah melayani sekitar 200 aseptor KB steril secara cuma-cuma. Mereka datang dari berbagai daerah di Kebumen seperti Prembun, Klirong, Gombong, Sempor, Ayah, Rowokele, Padureso, maupun daerah di sekitar rumah sakit.
( Supriyanto / CN26 / suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Adapun bantuan diserahkan oleh Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jateng Erna Sulistyowati kepada Direktur RSU Purwogondo dokter M Ihsan Fajar SpoG, kemarin. Selain serahterima bantuan, dalam kesempatan itu dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara RSU Purwogondo dan BKKBN Jateng.
Ikut menyaksikan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kebumen, Retno Yuliati, Pembina Yayasan Damar Jati Cipto Waluyo, dan Ketua Yayasan Damar Jati sekaligus pemilik RSU Purwogondo Ristawati Purwaningsih. Hadir pula jajaran Muspika Kecamatan Kuwarasan.
Kabid KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jateng Erna Sulistyowati menyampaikan, RSU Purwogondo merupakan satu-satunya rumah sakit swasta yang mendapatkan bantuan alkes laparascopy dari 14 rumah sakit dari anggaran BKKBN 2013.
"Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi BKKBN Pusat terhadap pelayanan RSU Purwogondo sebagai satu satunya rumah sakit swasta di Kebumen yang melayani program KB steril gratis," ujar Erna Sulistyowati di sela-sela acara.
Direktur RSU Purwogondo dokter M Ihsan Fajar menambahkan, dengan bantuan laparascopy tersebut pihaknya akan meningkatkan kualitas layanan KB steril. Selain itu juga akan menambah cakupan pelayanan di rumah sakit yang dipimpinnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, laparascopy merupakan alat yang dapat digunakan sebagai diagnostik dan operasi dengan perlukaan yang minimal. Di bagian penyakit kandungan (obsgyn) digunakan untuk melihat kondisi organ kandungan secara langsung dan tindakan seperti operasi sterilisasi dengan cincin, operasi tumor kandungan. "Selain itu bisa digunakan pada beberapa kasus bedah," ujar dokter M Ihsan Fajar.
Selama dua tahun terakhir, imbuh dia, pihaknya telah melayani sekitar 200 aseptor KB steril secara cuma-cuma. Mereka datang dari berbagai daerah di Kebumen seperti Prembun, Klirong, Gombong, Sempor, Ayah, Rowokele, Padureso, maupun daerah di sekitar rumah sakit.
( Supriyanto / CN26 / suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!