AYAH (www.beritakebumen.info) - Ganasnya ombak pantai selatan kembali memakan korban. Seorang pengunjung Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen dilaporkan tenggelam setelah terseret gelombang.
Korban bernama Mustakim (18), remaja asal Dusun Kaliwarak, Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam, Kebumen. Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri personel Basarnas Pos SAR Cilacap, SAR Lawet Perkasa, Pos TNI Angkatan Laut Logending, Kepolisian Sektor Ayah, dan nelayan setempat. Namun hingga Minggu (26/1) pukul 16.00 Wib, jasad korban masih belum ditemukan.
Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Tri Joko Priyono mengatakan, pihaknya menerjunkan 10 personel Basarnas yang dipimpin Komandan SAR Rescue Unit (SRU) Fajar Wadji. "Upaya pencarian jalur laut menggunakan perahu nelayan, sedangkan jalur darat dilakukan dengan menyisir sepanjang bibir pantai," ujar Tri Joko Priyono.
Peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban sedang mandi di Pantai Menganti Sabtu (25/1) sekitar pukul 14.30 Wib. Saat asyik mandi, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang langsung menyeret tubuh korban hingga akhirnya hanyut dan tenggelam.
Kasus tenggelamnya remaja asal Karanggayam tersebut menambah daftar panjang, kecelakaan laut di Pantai Menganti. Dari catatan Suara Merdeka, selama 2013 setidaknya terdapat tiga kasus kecelakaan laut di pantai berpasir putih itu. Dua orang remaja terseret ombak, satu selamat dan seorang bernama Fredy Cahyanto (15) kelas 3 MTs Al Hidayah Danasri, Kecamatan Nusawungu, Cilacap hulang, (26/2).
Kemudian, seorang wisatawan bernama Triyono (23) warga Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas juga hilang setelah digulung gelombang Pantai Menganti, Minggu (12/5). Korban terseret gelombang saat sedang asyik narsis foto-foto di pinggir pantai.
Berikutnya, seorang pemancing bernama Teguh Prasetyo (30) warga Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen tewas tergulung ombak di Pantai Menganti. Korban ditemukan meninggal dunia (8/8) di tengah laut sekitar sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
( Supriyanto / CN38 / Suaramerdeka.com )
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Korban bernama Mustakim (18), remaja asal Dusun Kaliwarak, Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam, Kebumen. Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri personel Basarnas Pos SAR Cilacap, SAR Lawet Perkasa, Pos TNI Angkatan Laut Logending, Kepolisian Sektor Ayah, dan nelayan setempat. Namun hingga Minggu (26/1) pukul 16.00 Wib, jasad korban masih belum ditemukan.
Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Tri Joko Priyono mengatakan, pihaknya menerjunkan 10 personel Basarnas yang dipimpin Komandan SAR Rescue Unit (SRU) Fajar Wadji. "Upaya pencarian jalur laut menggunakan perahu nelayan, sedangkan jalur darat dilakukan dengan menyisir sepanjang bibir pantai," ujar Tri Joko Priyono.
Peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban sedang mandi di Pantai Menganti Sabtu (25/1) sekitar pukul 14.30 Wib. Saat asyik mandi, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang langsung menyeret tubuh korban hingga akhirnya hanyut dan tenggelam.
Kasus tenggelamnya remaja asal Karanggayam tersebut menambah daftar panjang, kecelakaan laut di Pantai Menganti. Dari catatan Suara Merdeka, selama 2013 setidaknya terdapat tiga kasus kecelakaan laut di pantai berpasir putih itu. Dua orang remaja terseret ombak, satu selamat dan seorang bernama Fredy Cahyanto (15) kelas 3 MTs Al Hidayah Danasri, Kecamatan Nusawungu, Cilacap hulang, (26/2).
Kemudian, seorang wisatawan bernama Triyono (23) warga Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas juga hilang setelah digulung gelombang Pantai Menganti, Minggu (12/5). Korban terseret gelombang saat sedang asyik narsis foto-foto di pinggir pantai.
Berikutnya, seorang pemancing bernama Teguh Prasetyo (30) warga Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen tewas tergulung ombak di Pantai Menganti. Korban ditemukan meninggal dunia (8/8) di tengah laut sekitar sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
( Supriyanto / CN38 / Suaramerdeka.com )
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!