KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kebumen siap memberikan layanan nikah gratis bagi muda mudi maupun pasangan yang terjaring razia akibat berbuat mesum. Langkah ini dilakukan untuk menekan praktek mesum yang belakangan mulai marak di sejumlah tempat umum.
Kepala KUA Kecamatan Kebumen, H Muhammad Turmudi SHi saat ditemui ekspres di ruang kerjanya baru-baru ini menyampaikan, dari laporan berbagai pihak serta pantauan di lapangan, aksi mesum di Kebumen sudah memprihatinkan.
"Oleh sebab itu, perlu adanya tindakan yang tegas dari Pemkab, masyarakat maupun pihak-pihak lainnya." ujar Turmudi.
Dia menambahkan,selama ini sanksi bagi pasangan mesum yang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun institusi lain, dianggap kurang memberi efek jera. Pasalnya, setiap kali terjaring, mereka hanya diberi pembinaan saja tanpa ada sanksi yang mampu membuat mereka jera jika kedapatan mengulangi kembali. Akibatnya sampai saat ini para pelaku pasangan mesum yang pernah terjaring razia paling hanya berpindah tempat. Alhasil, pasangan mesum lainnya yang melakukan juga tanpa ada rasa takut untuk melakukan mesum di tempat-tempat umum.
Oleh karena itu, untuk menekan jumlah pasangan mesum di tempat-tempat umum, turmudi berharap agar Satpol PP maupun masyarakat yang menjaring atau menangkap basah pasangan muda-mudi yang terbukti melakukan mesum dipersilahkan untuk membawa langsung ke KUA Kecamatan Kebumen sekaligus memanggil kedua pihak keluarganya. Di KUA nanti, pasangan yang melakukan mesum tersebut disidang oleh warga bersama pihak KUA dan kemudian langsung dinikahkan. Dengan langkah tersebut diyakini bisa menjadi sebuah efek jera bagi pasangan mesum lainnya. Selain itu juga untuk menghindari maraknya perbuatan zina di wilayah Kebumen.
"Khusus kasus seperti ini, seluruh biaya administrasi pernikahan tersebut akan kita gratiskan. Bagi warga di wilayah Kecamatan Kebumen yang di lingkungannya terdapat kasus seperti itu, silahkan untuk berkoordinasi maupun datang langsung ke KUA Kecamatan Kebumen." tandas Turmudi.
Lebih lanjut dia menambahkan, sebenarnya program layanan gratis bagi pasangan yang tertangkap berbuat mesum sudah disampaikan pihak KUA Kecamatan Kebumen kepada Satpol PP Kebumen. Sayangnya sampai saat ini belum ada satupun pasangan mesum yang terjaring razia Satpol PP dibawa ke KUA. Menurutnya, penanganan persoalan pasangan mesum juga menjadi tanggung jawab KUA, karena berkaitan erat dengan agama dan moral masyarakat.
"Apalagi kebanyakan pasangan yang melakukan mesum sebagian besar adalah generasi muda yang merupakan calon generasi penerus mendatang. Oleh karena itu persoalan ini juga perlu mendapatkan tanggapan yang serius." imbuhnya.(ben/Kebumen Ekspres)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Kepala KUA Kecamatan Kebumen, H Muhammad Turmudi SHi saat ditemui ekspres di ruang kerjanya baru-baru ini menyampaikan, dari laporan berbagai pihak serta pantauan di lapangan, aksi mesum di Kebumen sudah memprihatinkan.
"Oleh sebab itu, perlu adanya tindakan yang tegas dari Pemkab, masyarakat maupun pihak-pihak lainnya." ujar Turmudi.
Dia menambahkan,selama ini sanksi bagi pasangan mesum yang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun institusi lain, dianggap kurang memberi efek jera. Pasalnya, setiap kali terjaring, mereka hanya diberi pembinaan saja tanpa ada sanksi yang mampu membuat mereka jera jika kedapatan mengulangi kembali. Akibatnya sampai saat ini para pelaku pasangan mesum yang pernah terjaring razia paling hanya berpindah tempat. Alhasil, pasangan mesum lainnya yang melakukan juga tanpa ada rasa takut untuk melakukan mesum di tempat-tempat umum.
Oleh karena itu, untuk menekan jumlah pasangan mesum di tempat-tempat umum, turmudi berharap agar Satpol PP maupun masyarakat yang menjaring atau menangkap basah pasangan muda-mudi yang terbukti melakukan mesum dipersilahkan untuk membawa langsung ke KUA Kecamatan Kebumen sekaligus memanggil kedua pihak keluarganya. Di KUA nanti, pasangan yang melakukan mesum tersebut disidang oleh warga bersama pihak KUA dan kemudian langsung dinikahkan. Dengan langkah tersebut diyakini bisa menjadi sebuah efek jera bagi pasangan mesum lainnya. Selain itu juga untuk menghindari maraknya perbuatan zina di wilayah Kebumen.
"Khusus kasus seperti ini, seluruh biaya administrasi pernikahan tersebut akan kita gratiskan. Bagi warga di wilayah Kecamatan Kebumen yang di lingkungannya terdapat kasus seperti itu, silahkan untuk berkoordinasi maupun datang langsung ke KUA Kecamatan Kebumen." tandas Turmudi.
Lebih lanjut dia menambahkan, sebenarnya program layanan gratis bagi pasangan yang tertangkap berbuat mesum sudah disampaikan pihak KUA Kecamatan Kebumen kepada Satpol PP Kebumen. Sayangnya sampai saat ini belum ada satupun pasangan mesum yang terjaring razia Satpol PP dibawa ke KUA. Menurutnya, penanganan persoalan pasangan mesum juga menjadi tanggung jawab KUA, karena berkaitan erat dengan agama dan moral masyarakat.
"Apalagi kebanyakan pasangan yang melakukan mesum sebagian besar adalah generasi muda yang merupakan calon generasi penerus mendatang. Oleh karena itu persoalan ini juga perlu mendapatkan tanggapan yang serius." imbuhnya.(ben/Kebumen Ekspres)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!