PURWOREJO (www.beritakebumen.info) - Jalan jalur selatan yang menghubungkan Purworejo-Kebumen akhirnya diperbaiki. Sejak dua hari terakhir sejumlah pekerja terlihat menambal lubang jalan mulai dari wilayah Kecamatan Kutoarjo sampai Kecamatan Butuh.
Perbaikan jalan yang dilakukan pada jam sibuk itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Sejumlah petugas kemudian menerapkan sistem buka tutup jalan untuk kelancaran perbaikan jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jladri-Wawar-Congot pada BPT Bina Marga Jateng Wilayah Magelang, Umar ST MSi mengatakan, perbaikan jalan nasional itu mengambil alokasi anggaran dari dana rutin APBN 2014. Yakni, anggaran yang disediakan untuk penanganan selama satu tahun sebesar Rp 1,051 miliar. Dana tersebut digunakan untuk menangani panjang ruas jalan dari Kalianyar Kutoarjo sampai dengan pertigaan Wadaslintang Prembun sepanjang 12 kilometer.
Penanganan rutin itu meliputi perkerasan jalan, bahu jalan, saluran, babat rumput dan juga termasuk pemeliharaan jembata. "Ya, perbaikan jalan itu mengambil pos dana dari dana rutin tersebut," katanya, Kamis (9/1).
Dia menjelaskan, perbaikan dengan menambal lubang jalan itu untuk memperlancar akses transportasi umum. Sebab, jalan tersebut merupakan jalur nasional yang selalu ramai pengendara. Jalur selatan itu rusak parah usai diterjang banjir pada Jumat 20 Desember 2013 lalu dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas selama beberapa hari.
"Kami berharap, setelah dilakukan perbaikan jalur selatan akan bebas dari lubang," ujarnya.
Dia mengungkapkan, untuk pembangunan jalan permanen pada jalur tersebut baru akan dilakukan sekitar pertengahan 2014 mendatang. Pembangunan jalan itu rencananya dilakukan mulai dari Karangnongko perbatasan Yogyakarta sampai dengan Wangon Banyumas yang masuk program paket Kontrak Berbasis Kinerja (KBK). Total panjang ruas jalan tersebut sekitar 144 kilometer.
Proyek itu saat ini baru tahap persiapan lelang. "Mungkin Agustus depan sudah kontrak," ungkapnya.
Untuk kebutuhan dana pembangunan jalan, lanjut dia, saat ini baru dihitung konsultan perencanaan. Untuk jadwal lelang mungkin akan dilakukan pada pertengahan Maret 2014. "Soal anggaran, hari ini, Kamis (9/1), baru dirapatkan di Semarang. Mohon doanya semoga proyek itu lancar seperti ruas jalan Semarang-Bawen yang sedang berjalan sekarang," ujarnya.
( Rinto Hariyadi / CN38 / suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Perbaikan jalan yang dilakukan pada jam sibuk itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Sejumlah petugas kemudian menerapkan sistem buka tutup jalan untuk kelancaran perbaikan jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jladri-Wawar-Congot pada BPT Bina Marga Jateng Wilayah Magelang, Umar ST MSi mengatakan, perbaikan jalan nasional itu mengambil alokasi anggaran dari dana rutin APBN 2014. Yakni, anggaran yang disediakan untuk penanganan selama satu tahun sebesar Rp 1,051 miliar. Dana tersebut digunakan untuk menangani panjang ruas jalan dari Kalianyar Kutoarjo sampai dengan pertigaan Wadaslintang Prembun sepanjang 12 kilometer.
Penanganan rutin itu meliputi perkerasan jalan, bahu jalan, saluran, babat rumput dan juga termasuk pemeliharaan jembata. "Ya, perbaikan jalan itu mengambil pos dana dari dana rutin tersebut," katanya, Kamis (9/1).
Dia menjelaskan, perbaikan dengan menambal lubang jalan itu untuk memperlancar akses transportasi umum. Sebab, jalan tersebut merupakan jalur nasional yang selalu ramai pengendara. Jalur selatan itu rusak parah usai diterjang banjir pada Jumat 20 Desember 2013 lalu dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas selama beberapa hari.
"Kami berharap, setelah dilakukan perbaikan jalur selatan akan bebas dari lubang," ujarnya.
Dia mengungkapkan, untuk pembangunan jalan permanen pada jalur tersebut baru akan dilakukan sekitar pertengahan 2014 mendatang. Pembangunan jalan itu rencananya dilakukan mulai dari Karangnongko perbatasan Yogyakarta sampai dengan Wangon Banyumas yang masuk program paket Kontrak Berbasis Kinerja (KBK). Total panjang ruas jalan tersebut sekitar 144 kilometer.
Proyek itu saat ini baru tahap persiapan lelang. "Mungkin Agustus depan sudah kontrak," ungkapnya.
Untuk kebutuhan dana pembangunan jalan, lanjut dia, saat ini baru dihitung konsultan perencanaan. Untuk jadwal lelang mungkin akan dilakukan pada pertengahan Maret 2014. "Soal anggaran, hari ini, Kamis (9/1), baru dirapatkan di Semarang. Mohon doanya semoga proyek itu lancar seperti ruas jalan Semarang-Bawen yang sedang berjalan sekarang," ujarnya.
( Rinto Hariyadi / CN38 / suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!