Drainase Tak Berfungsi, Sampah Berserakan

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Setelah dioperasikannya Pasar Tumenggungan Kebumen pasca direvitalisasi sejak pertengahan tahun lalu, ternyata masih banyak persoalan dihadapi pasar terbesar di Kabupaten Kebumen itu. Diantaranya soal kebersihan pasar dan saluran drainase yang tidak berfungsi. Akibatnya, pengunjung yang datang merasa tidak nyaman dengan kondisi itu.

Rendahnya kesadaran pedagang untuk mengumpulkan sampah dari dagangannya dan membuangnya ke tempat sampah menjadi persoalan serius. Pasalnya, masih banyak pedagang yang tidak mau membersihkan sampah di tempatnya berdagang. Bahkan tak sedikit pedagang membuang sampah di saluran air, sehingga akan menghambat laju jika hujan dan dapat memicu banjir.

Selain itu, saluran drainase di utara pasar juga tidak berfungsi. Genangan air berwarna hitam pekat menggenang di saluran itu. Bau tak sedap pun menjadi hal biasa jika berada dekat di utara pasar yang diresmikan oleh Menteri Perdagangan RI Gita Wiryawan beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Kebersihan dan Keamanan pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Kebumen, Bambang Hariyanto SE menyatakan, dibutuhkan kerjasama antara pedagang, warga masyarakat, dan pengelola pasar untuk menjaga kebersihan pasar. Pasalnya, suasana nyaman tidak dapat tercipta jika hanya salah satu pihak yang bergerak.

“Pasar Tumenggungan merupakan ikon dari pasar-pasar yang ada di Kabupaten Kebumen. Untuk menjaga kebersihan harus dilakukan bersama-sama. Sehingga akan tercipta suasana enak. Soalnya, nek pasare resik rejekine dadi apik. Kalau pasarnya aman pengunjungnya jadi nyaman,” beber Bambang Hariyanto didampingi Kepala UPTD 2 Pasar Tumenggungan, Suhaji, saat meninjau suasana pasar pagi yang merupakan orientasi sebagai pejabat baru yang menangani kebersihan dan keamanan pasar, di halaman Pasar Tumenggungan Kebumen, Rabu (29/1).

Terkait dengan saluran drainase yang tidak berfungsi, pihaknya akan mengusulkan agar ada dana pendamping yang dialokasikan pada bidang sarana dan prasarana, sehingga saluran tersebut segera diperbaiki.

Dia berharap pasar yang dibangun dengan menelan Rp 53 miliar itu dapat menggerakan ekonomi lokal Kebumen. “Kita berharap dapat meningkatkan pendapatan masyarakat untuk menumbuhkan ekonomi,” ujarnya.(has/bdg/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post