KARANGSAMBUNG (www.beritakebumen.info) - Akibat guyuran hujan dalam sepekan ini, jalan poros desa di Desa Tlepok Kecamatan Karangsambung amblas sedalam 30 cm. Pengguna jalan yang melewati jalan tersebut harus ekstra hati-hati.
Pantauan Kebumen Ekspres (jawa Pos Group), pada Jum’at (10/1), jalan beraspal dengan lebar 6 meter, selain amblas, mengalami retak sepanjang 50 meter hingga tembus ke pagar sekolah TK yang berada di bawah samping jalan.
Jalan yang menghubungkan antara desa Tlepok dengan desa Wadasmalang tersebut, mengalami amblas dua hari yang lalu. Tepatnya saat hujan lebat, pada pukul 02.00 dini hari.
Kuat dugaan penyebab amblasnya jalan, karena tanah di sekitar jalan lembek akibat tergenang air terus menerus.”Diperparah lagi, drainase di jalan yang amblas tidak ada, sehingga air terus menggenang setiap hujan turun, mengakibatkan jalan amblas,”kata Kepala Desa Tlepok, Sutrisno, ditemui diruang kerjanya, Jum’at (10/1).
Menurut Sutrisno, jalan yang pernah dilakukan pengaspalan pada tahun 2006 yang lalu, selain menghubungkan dua desa, jalan itu merupkan jalan alternatif antara Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Wonosobo. “Bahkan sering kali dilewati truk-truk pengangkut pasir dari daerah Wonosobo,” paparnya.
Atas peristiwa amblasnya jalan itu, pihaknya sudah melaporkan ke kantor kecamatan Karangsambung dan sudah dilakukan inventarisir. “Kami berharap agar segera dilakukan perbaikan dan pembuatan tanggul penahan longsor dibawah jalan yang amblas,” pintanya.
Sementara Camat Karangsambung, Rianto Setyo Hartono S Sos, saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari desa. Bahkan ia mengaku sudah meninjau lokasi dan melakukan pemotretan.”Kami juga sudah melaporkan ke BPBD dan DPU Kebumen, tinggal menunggu perbaikan,” pungkasnya. (har/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Pantauan Kebumen Ekspres (jawa Pos Group), pada Jum’at (10/1), jalan beraspal dengan lebar 6 meter, selain amblas, mengalami retak sepanjang 50 meter hingga tembus ke pagar sekolah TK yang berada di bawah samping jalan.
Jalan yang menghubungkan antara desa Tlepok dengan desa Wadasmalang tersebut, mengalami amblas dua hari yang lalu. Tepatnya saat hujan lebat, pada pukul 02.00 dini hari.
Kuat dugaan penyebab amblasnya jalan, karena tanah di sekitar jalan lembek akibat tergenang air terus menerus.”Diperparah lagi, drainase di jalan yang amblas tidak ada, sehingga air terus menggenang setiap hujan turun, mengakibatkan jalan amblas,”kata Kepala Desa Tlepok, Sutrisno, ditemui diruang kerjanya, Jum’at (10/1).
Menurut Sutrisno, jalan yang pernah dilakukan pengaspalan pada tahun 2006 yang lalu, selain menghubungkan dua desa, jalan itu merupkan jalan alternatif antara Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Wonosobo. “Bahkan sering kali dilewati truk-truk pengangkut pasir dari daerah Wonosobo,” paparnya.
Atas peristiwa amblasnya jalan itu, pihaknya sudah melaporkan ke kantor kecamatan Karangsambung dan sudah dilakukan inventarisir. “Kami berharap agar segera dilakukan perbaikan dan pembuatan tanggul penahan longsor dibawah jalan yang amblas,” pintanya.
Sementara Camat Karangsambung, Rianto Setyo Hartono S Sos, saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari desa. Bahkan ia mengaku sudah meninjau lokasi dan melakukan pemotretan.”Kami juga sudah melaporkan ke BPBD dan DPU Kebumen, tinggal menunggu perbaikan,” pungkasnya. (har/bdg/radarbanyumas)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!