KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Banjir yang melanda persawahan di sejumlah wilayah di Kebumen berdampak pada tingginya permintaan terhadap benih padi siap tanam. Tingginya permintaan di tengah barang yang terbatas mengakibatkan harga benih padi siap tanam melambung tinggi di pasaran.
Dari pantauan Suara Merdeka, meskipun sawah masih direndam banjir, sebagian petani sudah menyiapkan benih padi untuk persiapan tanam ulang jika banjir sudah surut. Mereka khawatir jika telat mempersiapkan benih tidak akan kebagian mendapatkan benih padi yang diinginkan.
"Ya, untuk jaga-jaga saja, kalau banjir sudah surut nanti bisa langsung ditanam," ujar Atmareja (70) petani di Desa Bumirejo, Kecamatan Puring, saat ditemui di sawahnya, kemarin.
Namun dia kini merasa khawatir, karena banjir yang terlalu lama, padi yang ia siapkan sampai menguning. Apalagi hujan terus mengguyur dan air yang menggenangi sawahnya belum tampak tanda-tanda akan surut.
Hal sama disampaikan oleh Kasino (35) petani Desa Bumirejo lainnya. Saat ini Kasino kesulitan mendapatkan benih padi untuk persiapan tanam ulang. "Kalaupun ada, harganya cukup tinggi," imbuh Kasino.
Misono (49) seorang petani di Desa Kabuaran, Kecamatan Prembun, mengakui tingginya harga benih padi siap tanam. Beberapa hari lalu dia membeli benih padi di pasar, harganya mencapai Rp 4.500 per until. "Padahal pada saat normal harga Rp 1.000 saja sulit mencari pembeli," ujarnya.
Saat ini, kata dia, rendaman air di sawahnya masih selutut orang dewasa. Untuk itu, dia menyiapkan benih dengan umur yang telatif tua. "Sekarang ini saya menyiapkan benih berumur 39 hari, sebab jika benih masih muda dijamin mati tenggelam," ujarnya Misono yang mencari benih di Desa Korowelang, Kecamatan Kutowinangun.
Menurut Misono, cukup mustahil untuk menyemai kembali benih padi untuk tanam ulang pasca banjir. Jika itu dilakukan dirinya bisa dipastikan akan terlambat tanam. "Satu-satunya cara, dengan membeli benih padi yang siap tanam," tandasnya.
( Supriyanto / CN34 / Suaramerdeka.com )
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Dari pantauan Suara Merdeka, meskipun sawah masih direndam banjir, sebagian petani sudah menyiapkan benih padi untuk persiapan tanam ulang jika banjir sudah surut. Mereka khawatir jika telat mempersiapkan benih tidak akan kebagian mendapatkan benih padi yang diinginkan.
"Ya, untuk jaga-jaga saja, kalau banjir sudah surut nanti bisa langsung ditanam," ujar Atmareja (70) petani di Desa Bumirejo, Kecamatan Puring, saat ditemui di sawahnya, kemarin.
Namun dia kini merasa khawatir, karena banjir yang terlalu lama, padi yang ia siapkan sampai menguning. Apalagi hujan terus mengguyur dan air yang menggenangi sawahnya belum tampak tanda-tanda akan surut.
Hal sama disampaikan oleh Kasino (35) petani Desa Bumirejo lainnya. Saat ini Kasino kesulitan mendapatkan benih padi untuk persiapan tanam ulang. "Kalaupun ada, harganya cukup tinggi," imbuh Kasino.
Misono (49) seorang petani di Desa Kabuaran, Kecamatan Prembun, mengakui tingginya harga benih padi siap tanam. Beberapa hari lalu dia membeli benih padi di pasar, harganya mencapai Rp 4.500 per until. "Padahal pada saat normal harga Rp 1.000 saja sulit mencari pembeli," ujarnya.
Saat ini, kata dia, rendaman air di sawahnya masih selutut orang dewasa. Untuk itu, dia menyiapkan benih dengan umur yang telatif tua. "Sekarang ini saya menyiapkan benih berumur 39 hari, sebab jika benih masih muda dijamin mati tenggelam," ujarnya Misono yang mencari benih di Desa Korowelang, Kecamatan Kutowinangun.
Menurut Misono, cukup mustahil untuk menyemai kembali benih padi untuk tanam ulang pasca banjir. Jika itu dilakukan dirinya bisa dipastikan akan terlambat tanam. "Satu-satunya cara, dengan membeli benih padi yang siap tanam," tandasnya.
( Supriyanto / CN34 / Suaramerdeka.com )
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!