Belasan Guru Tidak Lulus PLPG

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Berdasarkan data terakhir hasil peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLP) tahun 2013 kemarin, untuk guru TK dan Madrasah yang berada di bawah naungan lembaga pendidikan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kebumen, sedikitnya terdapat 14 guru yang tidak lulus PLPG.

Rincian peserta PLPG yang tidak lulus tersebut diantaranya, untuk peserta PLPG mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemenag Provinsi yang dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang, ada 3 peserta yang tidak lulus dari jumlah 87 peserta. Sehingga yang lulus ada 84 peserta dan tidak lulusnya mereka karena tidak memenuhi persyaratan PLPG.

Kemudian untuk PLPG tambahan mapel PAI dengan DIPA Kemenag Pusat langsung, dari 180 peserta ada 11 guru yang dinyatakan tidak lulus setelah mengikuti PLPG. Kemudian untuk PLPG mapel umum, dari 20 peserta sesuai kuota yang diberikan, satu peserta belum jadi mengikuti PLPG disebabkan datanya terselip atau tidak muncul saat pelaksanaan PLPG.

Bagi peserta yang datanya tidak muncul pada pelaksanaan PLPG tahun kemarin, dimungkinkan akan mengikuti PLPG pada tahun 2014 ini. Karena menurut wacana dari pemerintah pusat, pada tahun 2015 mendatang akan dihilangkan, sehingga jika itu benar, maka PLPG tahun 2014 ini merupakan PLPG yang terakhir kalinya.

“Kita juga belum tau secara pasti akan kepastian wacana tersebut, meskipun wacana itu benar, diharapkan guru-guru dibawah naungan lembaga pendidikan Kemenag diharapkan tidak perlu khawatir, karena pemerintah pasti mempunyai solusi yang lebih baik,”tutur Kasi Mapenda Kemenag Kebumen, Drs H Azhar Muhammadi MAg didampingi staf pendataan Mapenda, Mulyono SHi.

Azhar Muhammadi menambahkan, data guru yang tidak lulus tersebut baru data sementara. Karena untuk data hasil PLPG lainya, seperti untuk guru agama masih belum terekap. Menurutnya, data hasil PLPG yang pelaksanaanya di Universitas Negeri Semarang (UNES) juga masih sulit diketahui. Pasalnya dari pihak UNES sendiri sejak dulu tidak mau memberikan informasi data hasil PLPG kepada Kemenag kabupaten secara langsung, meskipun Kemenag Kabupaten sudah meminta dengan surat resmi. Sedangkan untuk melihat hasil PLPG, peserta harus up date sendiri di website UNES.

“Karena dalam memberikan informasi hasil PLPG, pihak UNES meminta peserta PLPG untuk membuka sendiri informasinya di websit mereka. Sehingga kami juga kesulitan untuk merekap data hasil PLPG yang dilaksanakan di UNES, sedangkan guru yang menjadi peserta PLPG sampai saat ini sebagian besar belum melaporkan hasil PLPG yang diikutinya ke Kemenag,”jelasnya. (ben/bdg/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post