Pemanfaatan Ruang Laktasi Belum optimal

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Berdasarkan hasil evaluasi Kementrian Kesehatan RI, sejumlah fasilitas bagi ibu menyusui anaknya atau menyimpan asinya atau yang dikenal dengan ruang Laktasi ( pojok asi ) di beberapa tempat di Kebumen, belum banyak dimanfaatkan masyarakat. Hal ini terlihat di pojok ASI yang ada di tempat umum seperti pasar Kebumen.
Padahal, di pasar sendiri, hampir 80 persen pedagang maupun pengunjungnya adalah kaum perempuan. Sehingga keberadaan ruang pojok asi perlu disosialisasikan dan di maksimalkan berbagai fasilitas dan pemanfaatanya.

Menurut Dr Astuti dari Kemenkes disela-sela kunjungan evaluasi ruangan pojok asi dipasar Tumenggungan Kebumen, Sabtu (14/15) kemarin menyampaikan, saat ini kemenkes tengah mencanangkan program asi eksklusif. Dimana setiap ibu wajib menyusui anaknya minimal hingga berusia dua tahun, hal itu dilakukan untuk menekan angka kematian bayi. Oleh karena itu, disediakan fasilitas ruangan pojok asi tersebut dengan harapan tidak ada lagi alasan dari kaum ibu untuk tidak memberikan asi eksklusif kepada anaknya dengan segala aktifitas yang dilakukanya.
Karena dengan adanya ruang pojok asi tersebut, kaum ibu bisa memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menyusui antau menyimpan air susunya bagi anak mereka ditengah aktifitas yang dilakukan. Sehingga perkembangan anak mereka menjadi jauh lebih baik.

Di Kabupaten Kebumen sendiri saat ini terdapat 14 fasilitas ruangan Pojok Asi . Lokasi fasilitas pojok asi tersebut diantaranya 7 ruangat terdapat dibeberapa intansi perkantoran pemerintahan, 4 ruangan terdapat di beberapa Puskesmas, 1 ruangan di RSUD Kebumen dan 2 ruangan terdapat dipasar tradisional Kebumen.”Melalui kegiatan evaluasi ini, kita juga akan mecatat fasilitas apa saja yang masih kurang dan kemudian akan kita lengkapi,”kata Astuti.

Kepala Puskesmas Kebumen III H Tri Tunggal Eko Sapto SKM MPH yang bertugas mengelola ruangan pojok Asi dipasar Tumenggungan Kebumen juga menambahkan, sejak tiga bulan ini ruangan pojok asi dipasar Tumenggungan tersebut memang baru mulai aktif pelayananya. Dalam sehari saja saat ini sudah mencapai 5 sampai 10 kaum ibu yang datang ke ruang pojok asi dipasar tersebut. Sedangkan pedagang maupun warga yang datang ke pos klinik pengobatan dipasar Tumenggungan sendiri , saat ini setiap hari hampir mencapai 25 orang perhari.(ben/bdg/radarbanyumas.co.id)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم