| Penderita chikungunya di Desa Adikarso hanya bisa berbaring di tempat tidur. (Foto : Sukmawan) |
"Serangannya minggu lalu. Sekarang sebagian sudah sembuh. Sebagian lagi belum bisa beraktivitas karena masih linu dan nyeri pada persendian," terang Kepala Desa Adikarso, Urip Widodo, Senin (9/12/2013).
Penyakit akibat gigitan nyamuk aedes albopictus itu, paling banyak menyerang warga Dukuh Gentan dari usia anak-anak hingga dewasa. Salah satu penderita yang masih sulit menggerakkan anggota tubuh, Hudi (21), warga Dukuh Gentan RT 02/RW 03.
Hudi hanya bisa berbaring di tempat tidur karena persendian rasanya sakit jika digerakkan. Keluhan yang sama dirasakan oleh Muklas (55), orangtua Hudi yang mulai bisa berjalan setelah berobat ke bidan setempat. (Suk/krjogja.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!