5.334 Hektare Sawah di Kebumen Kebanjiran

Warga mengamati tanggul sungai yang nyaris jebol di Kecamatan Adimulyo, Kebumen, Jumat (20/12). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Hujan lebat yang mengguyur di wilayah Kebumen, mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan tanggul jebol, Jumat (20/12). Dampaknya total 5.334 hektare sawah yang sudah ditanami padi terendam banjir.

Merujuk data Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kebumen, sawah yang terendam banjir tersebar di 100 desa di 16 kecamatan. Dampak paling parah terjadi di Kecamatan Adimulyo yakni mengakibatkan 1.150 hektare sawah di 14 desa terendam banjir. Kemudian Kecamatan Bonorowo 841 hektare dan Prembun 521 hektare.

"Rata-rata sawah sudah ditanami padi dengan umur padi maksimal 20 hari. Data itu masih sementara, karena masih akan terus berkembang," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Ir Pudjirahaju kepada Suara Merdeka di sela-sela rapat darurat penanggulangan bencana bersama Bupati Kebumen, Jumat (20/12) malam.

Pujirahaju menambahkan, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah terjadi puso atau tidak. Pihaknya akan melihat perkembangan apakah rendaman air akan bertahan selama tiga hari terakhir. Meski demikian, pihaknya telah menghitung perkiraaan kerugian akibat banjir tersebut.

Dengan asumsi satu hektare membutuhkan 25 kg benih maka akan membutuhkan 133, 350 ton benih untuk mencukupi 5.334 hektare. "Jika harga benih Rp 10.000/kg, maka perkiraan kerugian mencapai Rp 1,33 miliar," ujarnya.
( Supriyanto / CN39 / SMNetwork / suaramerdeka)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم