Tiap Hari 20 Ribu Remaja Perempuan Melahirkan

NASIONAL, YOGYAKARTA(www.beritakebumen.info) - Di berbagai negara berkembang, setiap hari sedikitnya ada 20 ribu perempuan di bawah usia 18 tahun melahirkan. Sembilan dari sepuluh kelahiran, terjadi dalam suatu perkawinan atau perikatan.

Bahkan, menurut Samidjo, National Programme Officer for Advocacy UNFPA Indonesia, perempuan di bawah usia 15 tahun merupakan penyumbang 2 juta dari total 7,3 juta ibu remaja.

Jumlah ini baru setiap tahunnya, jika tren ini berlanjut, maka jumlah kelahiran pada perempuan di bawah usia 15 tahun bisa meningkat menjadi 3 juta per tahun pada tahun 2030.

Hal itu dikemukakannya saat mengisi acara Laporan Situasi Kependudukan Dunia (SWOP) 2013 bertema "Menghadapi Tantangan Kehamilan Remaja" di Royal Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, Jumat (8/11).

Lebih lanjut Samidjo mengatakan, sebanyak 18 persen dari jumlah penduduk di dunia adalah remaja 88 persen yang kebanyakan berada di negara-negara berkembang.

Dari jumlah tersebut, kata dia, hampir setengah (49 persen) dari jumlah remaja perempuan di dunia hidup di 6 negara. Yakni, China, India, Indonesia, Nigeria, Pakistan dan Amerika Serikat.

Menurut dia, resiko kehamilan remaja cenderung lebih tinggi dikalangan perempuan yang tidak mengenyam pendidikan layak, tinggal di daerah terpencil, dan hidup dalam kemiskinan dibanding dengan perempuan yang hidup di daerah perkotaan, berpendidikan, dan hidup berkecukupan.

"Perempuan dari kaum minoritas dan kelompok marjinal, serta mereka yang memiliki keterbatasan akses dan informasi mengenai kesehatan reproduksi dan seksual juga memiliki resiko tinggi," katanya.

Sementara Jose Ferraris, perwakilan UNFPA untuk Indonesia dalam kesempatan itu mengatakan, kehamilan remaja memiliki dampak yang sangat serius terhadap pendidikan, kesehatan dan pekerjaan jangka panjang para remaja perempuan.

"Satu-satunya cara untuk memastikan mereka memiliki masa peralihan menuju masa hidup dewasa yang sehat dan aman, adalah dengan menjalin kerjasama antar sektor," katanya.

"Hal itu bisa dilakukan dengan berkolaborasi dengan para remaja perempuan muda, keluarga dan komunitas mereka, yang termasuk di dalamnya adalah para remaja laki-laki," tambah dia.
( Sugiarto / CN33 / SMNetwork /suaramerdeka )



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم