Satpol PP Hentikan Penambangan Pasir Jembatan Ayam Putih

Di bawah jembatan ayam putih kini hanya digunakan sebagai tempat bongkar muat pasir (Foto: Dasih)
KLIRONG (www.beritakebumen.info) - Aktifitas penambangan pasir di perairan Sungai Luk Ulo di bawah jembatan Ayam Putih oleh Pemkab Kebumen dinilai membahayakan konstruksi jembatan penghubung Desa Ayam Putih, Kecamatan Buluspesantren dengan Desa Pandan Lor Kecamatan Klirong Kebumen itu.

"Karena itu, kami beserta Tim dari Satpol PP dan DPU Kebumen tak jemu-jemunya mengingatkan penambang agar tak menambang pasir di bagian bawah atau yang berdekatan dengan jembatan," ujar Kabid Sungai dan Pantai Dinas Sumber Daya Air Energi Sumber Daya Mineral (SDA ESDM) Kebumen, Bambang Sudarmaji BE SSos, Jum'at (29/11/2013), di kantornya.

Menurut Bambang peringatan tiada henti Tim Pemkab Kebumen itu, ternyata cukup efektif. Kini penambang tak lagi menambang pasir di bagian bawah jembatan dan di perairan yang berdekatan dengan jembatan.

"Sebenarnya sudah lama kami tak menambang di sini. Tempat ini hanya jadi depo atau tempat membongkar pasir dari perahu. Setelah itu, pasir dimuat ke atas truk atau colt bak terbuka," ujar Parsimin (40), salah satu diantara 24 penambang pasir asal Desa Pandan Lor saat menurunkan muatan pasir dari perahunya di depo pasir di bawah jembatan Ayam Putih itu, Jum'at (29/11/2013).

Parsimin dan penambang lainnya menyatakan mereka memahami alasan petugas melarang penambangan di bawah jembatan. Mereka pun menaati sepenuhnya permintaan agar menambang sejauh minimal 300 meter dari jembatan. Penambangan tetap secara manual dengan penyelaman ke dasar sungai. (Dwi/krjogja)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post