KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kasus perampokan yang menimpa pedagang emas di Jalan Desa Tunggalroso, Kecamatan Prembun, Kebumen, Rabu (13/11) masih gelap. Hingga Kamis (14/11) jajaran Polres Kebumen masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi.
Sementara itu, pihak Polres Kebumen masih belum banyak memberikan informasi terkait perkembangan penyelidikan kasus ini. Saat akan dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim AKP Purwanto Hae Widodo sulit untuk dihubungi. Berkali-kali dihubungi melalui ponselnya, tidak pernah diangkat. "Ma'af, Pak Pur-nya masih Yasinan," balasnya melalui pesan singkat.
Berdasarkan informasi, penyidik menemukan satu butir peluru aktif dan anak peluru di dalam mobil milik korban. Melihat peluru yang ditemukan, para pelaku diduga menggunakan senjata api jenis pistol FN kaliber 9 milimeter.
Selain itu, banyak pihak berspekulasi bahwa pelaku perampokan merupakan komplotan lama. Apalagi korban yakni Mulyono (44), warga Dukuh Entak, Desa Tunggal Roso, Prembun, Kebumen itu bukan pertama kali ini menjadi korban perampokan. Setahun lalu, pemilik toko emas Mulia itu pernah menjadi korban saat terjadi perampokan di Pasar Grabag. Saat itu juga ditemukan proyektil pistol FN.
Dari pengakuan istri korban, Ningsih (42) meski timah panas sampai melukai suaminya, kedua orang pelaku belum sampai membawa lari emas perhiasan maupun uang. Saat kejadian, dia duduk di samping suaminya yang tengah mengemudi. "Saya berteriak minta tolong, mungkin mereka panik kemudian lari ke arah Kutoarjo," ujar Ningsih saat ditemui di RS Palang Biru Kutoarjo.
Sebelumnya, perampokan yang menimpa Mulyono bermula saat dia bersama istrinya dalam perjalanan pulang dari toko emas miliknya di Pasar Grabag, dengan mengendarai mobil Toyota Kijang Krista Nopol AA-9118-GC. Setelah sampai di Jalan Desa Tunggalroso, kurang lebih 300 meter sebelum sampai rumah, tiba-tiba dua orang yang mengendarai sepeda motor mendekat ke samping kanan pengemudi.
Kedua pelaku menembakan ke arah dirinya. Akibatnya kaca mobil samping kanan pecah akibat tembakan dan mengenai pipi sebelah kanan. Pelaku yang berjumlah dua orang yang menaiki sepeda motor jenis bebek kabur ke arah Kutoarjo.
( Supriyanto / CN26 / SMNetwork / suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Sementara itu, pihak Polres Kebumen masih belum banyak memberikan informasi terkait perkembangan penyelidikan kasus ini. Saat akan dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim AKP Purwanto Hae Widodo sulit untuk dihubungi. Berkali-kali dihubungi melalui ponselnya, tidak pernah diangkat. "Ma'af, Pak Pur-nya masih Yasinan," balasnya melalui pesan singkat.
Berdasarkan informasi, penyidik menemukan satu butir peluru aktif dan anak peluru di dalam mobil milik korban. Melihat peluru yang ditemukan, para pelaku diduga menggunakan senjata api jenis pistol FN kaliber 9 milimeter.
Selain itu, banyak pihak berspekulasi bahwa pelaku perampokan merupakan komplotan lama. Apalagi korban yakni Mulyono (44), warga Dukuh Entak, Desa Tunggal Roso, Prembun, Kebumen itu bukan pertama kali ini menjadi korban perampokan. Setahun lalu, pemilik toko emas Mulia itu pernah menjadi korban saat terjadi perampokan di Pasar Grabag. Saat itu juga ditemukan proyektil pistol FN.
Dari pengakuan istri korban, Ningsih (42) meski timah panas sampai melukai suaminya, kedua orang pelaku belum sampai membawa lari emas perhiasan maupun uang. Saat kejadian, dia duduk di samping suaminya yang tengah mengemudi. "Saya berteriak minta tolong, mungkin mereka panik kemudian lari ke arah Kutoarjo," ujar Ningsih saat ditemui di RS Palang Biru Kutoarjo.
Sebelumnya, perampokan yang menimpa Mulyono bermula saat dia bersama istrinya dalam perjalanan pulang dari toko emas miliknya di Pasar Grabag, dengan mengendarai mobil Toyota Kijang Krista Nopol AA-9118-GC. Setelah sampai di Jalan Desa Tunggalroso, kurang lebih 300 meter sebelum sampai rumah, tiba-tiba dua orang yang mengendarai sepeda motor mendekat ke samping kanan pengemudi.
Kedua pelaku menembakan ke arah dirinya. Akibatnya kaca mobil samping kanan pecah akibat tembakan dan mengenai pipi sebelah kanan. Pelaku yang berjumlah dua orang yang menaiki sepeda motor jenis bebek kabur ke arah Kutoarjo.
( Supriyanto / CN26 / SMNetwork / suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!