Penderes Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa

Tanpa alat keselamatan, penderes sangat berisiko jatuh dari pohon. (FOTO: Sukmawan)
AYAH (www.beritakebumen.info) - Jatuh dari pohon kelapa setinggi 8 meter, Wariso (40), penderes nira warga Desa/Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, tewas dalam perjalanan ke Puskesmas.

Nasib naas yang dialami bapak dua anak itu, terjadi saat memanjat pohon kelapa yang tumbuh di halaman rumahnya, Rabu (20/11/2013) sekitar pukul 07.00 WIB.

"Karena tuntutan ekonomi, korban tetap memanjat pohon kelapa meski hujan sedang mengguyur. Akibatnya, korban terpeleset dan jatuh," ungkap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ayah, Sukamsi.

Tewasnya Wariso menambah panjang daftar penderes yang tewas saat bekerja. Di Kecamatan Ayah saja, sudah ada 100 lebih pederes yang meninggal akibat jatuh dari pohon kelapa dalam jangka waktu 20 tahun terakhir.

"Kami yakin jumlah penderes yang meninggal atau cacat akibat jatuh dari pohon lebih banyak lagi karena penderes ada di hampir semua desa di Kabupaten Kebumen," ujar Sukamsi yang juga Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kebumen.

Karena itu, Sukamsi mendesak Pemkab Kebumen segera memberi perhatian serius dengan memberi alat keselamatan yang praktis, serta perlindungan berupa asuransi bagi para penderes. (Suk/krjogja.com)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post