"Untuk anggaran 2014 akan diusulkan pada Desember 2013," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen Drh Suhartilah Jumaryanti, Rabu (20/11).
Pelaksanaan pekerjaan tahun 2012 yang menggunakan dana APBN itu meliputi pembangunan dermaga, break water (pemecak ombak) sebelah barat, reklamasi jalan masuk ke pPI dan pengerukan. Pada tahun 2013 dari APBN Murni Rp 25 miliar dan APBN Perubahan Rp 6 miliar itu digunakan untuk membangun break water sebelah barat yang masuk wilayah Jetis, Cilacap," kata dia.
Pembangunan pelabuhan pada tahun ini sudah mencapai 95%, Kendati, kata Yanti, panggilan akrab Suhartilah Jumaryanti, dalam program pembangunan pelabuhan itu tidak mungkin bisa jadi hanya dalam waktu dua atau tiga tahun. "Untuk bisa jadi pelabuhan itu minimal lima tahun," imbuhnya.
Bersandar di Cilacap
Hal itu menyangkut tersedianya sarana pokok, sarana operasional dan sarana fungsional. Pelabuhan yang dibangun di Logending, saat ini masih dalam taraf kesiapan sarana pokoknya.
"Untuk sarana operasional, lanjut Yanti, membutuhkan kapal dengan kapasitas lebih dari 30 Gross Ton (GT)," ungkap dia.
Kebumen punya delapan kapal dengan kapasitas lebih dari 30 GT. Kapal-kapal tersebut sudah beroperasi. "Namun, karena pelabuhan di Kebumen belum jadi, maka untuk sementara ini masih bersandar di Cilacap," jelasnya. (K5-91/Suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!