Ini Penyebab Ribuan Ikan Mati di Pantai Selatan Kebumen

Warga memunguti ikan yang mati dan terbawa ombak ke pinggir Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Kamis (28/11). (suaramerdeka/Supriyanto)
BULUSPESANTREN (www.beritakebumen.info) - Teka teki adanya ribuan ikan yang ditemukan mati di pantai selatan Kebumen terjawab. Sekretaris II Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kebumen Sadimin menjelaskan bahwa ikan yang terbawa ombak tersebut merupakan ikan yang buangan nelayan.

"Bukan mati akibat limbah," ujar Sadimin kepada Suara Merdeka, Kamis (28/11).

Dia menjelaskan, saat ini nelayan Kebumen mengalami over produksi, sehingga untuk meringankan beban perahu sebagian ikan dibuang merupakan jenis ikan lokal yakni ikan tombol dan ikan lea yang harganya paling murah.

Sadimin yang juga Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir mengatakan, dalam lelang ikan tombol hanya laku Rp 1.500/kg. Sedangkan ikan lea hanya laku Rp 500/kg. Saat ini para nelayan Kebumen sedang panen ikan bawal dan layur.

"Ikan bawal harga terendah Rp 60.000/kg dan harga tertinggi mencapai Rp 251.000/kg," tandasnya.

Seperti diberitakan, ribuan ikan mati banyak ditemukan di sepanjang pantai Setrojenar hingga pesisir di Kecamatan Ambal dan Petanahan. Sebagian besar ikan yang mati berukuran dua jari orang dewasa.

Saat terbawa ombak, sebagian ikan sudah dalam kondisi membusuk, namun banyak pula masih segar.
( Supriyanto / CN33 / SMNetwork / suaramerdeka)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم