Satu Kendaraan Dinas Kades 'Hilang'

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Satu kendaraan dinas kepala desa (Kades) lama hingga kemarin belum dikembalikan ke Dinas Pendapatan Pengelolan Aset Daerah (DPPKAD) Kebumen. Padahal, sepeda motor Honda Win itu akan dilelang sebagai penghapusan barang milik Pemkab Kebumen pada Selasa (29/10) mendatang.

Hal itu dikatakan Sekda H Adi Pandoyo SH MSi saat penyerahan kendaraan dinas operasional kepala desa di Pendopo Bupati, Jumat (25/10). Adi Pandoyo mengatakan, sebenarnya ada dua kepala desa belum mengembalikan kendaraan dinasnya. Namun, setelah diterjunkan petugas Satpol PP satu kades telah mengembalikan. “Tinggal satu yang belum mengembalikan,” kata Adi Pandoyo tanpa menyebut identitas kepala desa itu.

Adi Pandoyo meminta kepala desa bersangkutan untuk segera mengembalikan kendaraan dinasnya kepada DPPKAD Kebumen. “Kalau saking kepepetnya ya jangan menggadaikan kendaraan dinas,” ujarnya dipan 257 Kades penerima motor baru.

Selain Sekda, hadir pada acara tersebut Asisten Sekda Ir Tri Haryono, Drs Frans Haidar MPA, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Subagyo SSos MM, dan pimpinan SKPD terkait.

Adi Pandoyo beralasan pemberian kendaraan dinas baru itu untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, untuk meningkatkan motivasi bagi desa dan kelurahan dalam rangka meningkatkan pendapatan Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Sekda muda itu, menghimbu kepada para Kepala desa dan kelurahan agar kendaraan operasional dapat didayagunakan secara baik dan benar untuk keperluan kedinasan, dirawat dengan baik dan menggunakan BBM non subsidi. “Untuk camat juga harus mengawasi keberadaan kendaraan-kendaran itu,” pintanya.

Plh Kepala DPPKAD Sri Kawuryan SE mengatakan, pengadaan dan pendistribusian kendaraan bermotor sebanyak 467 unit yang dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 210 unit, namun baru didistribusikan 208 unit. “Yang dua unit didistribusikan pada tahap kedua ini,” terang dia.

Sedangkan pada tahap dua, sepeda motor yang didistribusikan sebanyak 257 unit. “Yang diperuntukkan bagi kepala desa dan kelurahan 250 unit, SKPD enam unit dan SAR Lawet Perkasa satu unit,”imbuhnya.

Sementara itu, kendaraan dinas kepala desa/kelurahan diganti dengan Yamaha Vega, sebelumnya Honda Win. Anggaran yang digunakan untuk pengadaan kendaraan dinas ini bersumber dari APBD murni dan APBD Perubahan 2013. Pada APBD Perubahan sendiri sebanyak dianggarkan Rp 3 milyar untuk 257 motor bebek itu.(ori/bdg/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post