KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Hari ini, 85 tahun yang lalu, para pemuda yang menjadi ujung tombak perjuangan kemerdekaan Indonesia berkumpul di Waltervreden (sekarang Jakarta, tepatnya di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat). Saat itu pula lagu kebangsaan Indonesia Raya pertama kali diperdengarkan. Di rumah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie Kong Liong itulah para pemuda kita dulu menggelar Kongres Pemuda II yang ahirnya menghasilkan deklarasi Sumpah Pemuda. Tempat tersebut sekarang menjadi Museum Sumpah Pemuda, menyimpan kenangan semangat persatuan para pemuda pendahulu kita. Sejarah lengkap Sumpah Pemuda telah kita ketahui bersama saat duduk di bangku sekolah. Lalu, seperti apa naskah sumpah pemuda yang asli?
Sekarang, Senin (28 Oktober 2013) kita mengenang, memperingati dan meneruskan semangat persatuan dan perjuangan Sumpah Pemuda.
Bung Karno pernah berkata dengan semangat berapi-api dalam pidatonya, "Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia."
"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"
Bangkitlah Para Pemuda Indonesia
Bangkitlah Para Pemuda Kebumen
Mari kita bangun Tanah Air dan Bangsa kita menjadi Bangsa yang kuat, maju, makmur, sejahtera, tentram, damai sentausa.
Ngemet kelapa nang duwur kalen, Ayo bangkit Pemuda Kebumen!
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
![]() |
| Naskah autentik Sumpah Pemuda |
SOEMPAH PEMOEDAPertama :- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIAKedua :- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIAKetiga :- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIADjakarta, 28 Oktober 1928
Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda 2 yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928.
Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :
Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
1.Abdul Muthalib Sangadji
2.Purnama Wulan
3.Abdul Rachman
4.Raden Soeharto
5.Abu Hanifah
6.Raden Soekamso
7.Adnan Kapau Gani
8.Ramelan
9.Amir (Dienaren van Indie)
10.Saerun (Keng Po)
11.Anta Permana
12.Sahardjo
13.Anwari
14.Sarbini
15.Arnold Manonutu
16.Sarmidi Mangunsarkoro
17.Assaat
18.Sartono
19.Bahder Djohan
20.S.M. Kartosoewirjo
21.Dali
22.Setiawan
23.Darsa
24.Sigit (Indonesische Studieclub)
25.Dien Pantouw
26.Siti Sundari
27.Djuanda
28.Sjahpuddin Latif
29.Dr.Pijper
30.Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
31.Emma Puradiredja
32.Soejono Djoenoed Poeponegoro
33.Halim
34.R.M. Djoko Marsaid
35.Hamami
36.Soekamto
37.Jo Tumbuhan
38.Soekmono
39.Joesoepadi
40.Soekowati (Volksraad)
41.Jos Masdani
42.Soemanang
43.Kadir
44.Soemarto
45.Karto Menggolo
46.Soenario (PAPI & INPO)
47.Kasman Singodimedjo
48.Soerjadi
49.Koentjoro Poerbopranoto
50.Soewadji Prawirohardjo
51.Martakusuma
52.Soewirjo
53.Masmoen Rasid
54.Soeworo
55.Mohammad Ali Hanafiah
56.Suhara
57.Mohammad Nazif
58.Sujono (Volksraad)
59.Mohammad Roem
60.Sulaeman
61.Mohammad Tabrani
62.Suwarni
63.Mohammad Tamzil
64.Tjahija
65.Muhidin (Pasundan)
66.Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
67.Mukarno
68.Wilopo
69.Muwardi
70.Wage Rudolf Soepratman
71.Nona Tumbel
Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama SieKong Liong.
2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang yaitu :
a. Kwee Thiam Hong
b. Oey Kay Siang
c. John Lauw Tjoan Hok
d. Tjio Djien kwie
Sekarang, Senin (28 Oktober 2013) kita mengenang, memperingati dan meneruskan semangat persatuan dan perjuangan Sumpah Pemuda.
Bung Karno pernah berkata dengan semangat berapi-api dalam pidatonya, "Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia."
"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"
Bangkitlah Para Pemuda Indonesia
Bangkitlah Para Pemuda Kebumen
Mari kita bangun Tanah Air dan Bangsa kita menjadi Bangsa yang kuat, maju, makmur, sejahtera, tentram, damai sentausa.
Ngemet kelapa nang duwur kalen, Ayo bangkit Pemuda Kebumen!
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================


إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!