| Melalui Bendung Pejengkolan, air Waduk Wadaslintang dialirkan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi pada lahan seluas 21.000 hektare. (Foto: Sukmawan) |
Mengawali MT I tahun 2013/2014, air waduk yang berada di perbatasan kabupaten Kebumen dengan Wonosobo itu, dialirkan sesuai rencana per 1 Oktober 2013. Hanya saja, baru untuk lahan sawah di Daerah Irigasi (DI) Merden Kanan.
"Sementara ini hanya lahan di DI Merden Kanan yang sudah siap diairi per 1 Oktober 2013. Yang lain, menunggu hingga rampung panen palawija," ungkap Kepala Dinas Sumberdaya Air Pertambangan dan Energi Kabupaten Kebumen, Ir Suhartomo MT, Selasa (1/10/2013).
Menurut Suhartomo, periode berikutnya, air Waduk Wadaslintang dibuka 16 Oktober mendatang untuk lahan di DI Kaligending, Pesucen, dan Bedegolan. Untuk sawah yang mengandalkan Saluran Induk Kedungsamak, akan dialirkan pada 1 November 2013.
Karena itu, petani diminta melakukan persiapan olah lahan dan persemaian. "Petani kami harapkan memanfaatkan air sebaik mungkin dengan tidak membiarkan lahan tanpa diolah ketika air sudah menggenang," ujar Suhartomo seraya mengatakan, prakiraan cuaca dari BMKG, awal musim hujan di Kabupaten Kebumen pada dasarian I bulan Oktober 2013. (Suk/krjogja.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!