KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen mendorong Pemkab untuk segera menghentikan kegiatan perusakan lingkungan. Pemkab diminta bersikap tegas terhadap keberadaan aktivitas penggalian pasir di sepanjang Sungai Luk Ulo yang hingga kini masih saja terjadi.
Selain itu, NU Kebumen juga meminta pemerintah untuk mengkaji ulang rencana penambangan pasir besi dan pendirian pabrik semen di Gombong. Aktivitas dan rencana tersebut dinilai NU sebagai bagian dari perusakan lingkungan yang bertentangan dengan nilai-nilai NU.
Hal itu terungkap dalam Sidang Komisi Rekomendasi pada Konferensi Cabang (Konfercab) ke-13 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen di PP Al Huda Jetis Kutosari, Minggu (8/9). Rekomendasi tersebut kemudian disahkan pada sidang pleno dan menjadi bagian dari perjuangan kepengurusan NU Kebumen yang baru.
Ketua Steering Committee (SC) Konfercab PCNU, Imam Satibi MPdI mengatakan, rumusan rekomendasi itu didasari pada program kerja PWNU Jawa Tengah yang menekankan pada isu pemanasan global. Segala upaya yang menyebabkan pemanasan global harus dihentikan, diantaranya tentang perusakan lingkungan. Rekomendasi akan disampaikan kepada Pemkab Kebumen sebagai acuan dalam membuat kebijakan daerah. "Rekomendasi akan disampaikan Pemkab," katanya.
Menurut dia, penambangan pasir di Sungai Luk Ulo sudah sangat memprihatinkan. Selain merugikan masyarakat sekitar sungai, perusakan itu juga menyebabkan kerugian negara yang cukup besar untuk membangun sarana infrastruktur yang ada, mulai dari jalan, jembatan sampai bronjong sungai. Warga NU menilai, aktivitas itu lebih banyak mengandung keburukannya ketimbang unsur kebaikannya.
Begitu juga pada rencana pembangunan penambangan pasir besi dan pabrik semen yang sampai saat ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Demi terwujudkan ketentraman masyarakat NU meminta Pemkab untuk mengkaji ulang rencana pembangunan tersebut.
Ketua Panitia, H Sugiman SIP MM mengatakan, konferenci cabang tersebut diikuti seluruh jajaran pengurus mulai dari ranting sampai kabupaten guna merumuskan perjuangan Nu lima tahun ke depan. Hadir juga Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, KH Abu Hafsin dan Sekretaris PWNU Jateng, KH Arja Imroni. "Alhamdulillah acara berjalan lancar," katanya.
Dia menjelaskan, pada kegiatan tersebut NU Kebumen juga mendorong beberapa program, diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, kemasyarakatan dan kesejahteraan jamaah. Pada bidang pendidikan NU berencana membangun semua kampus Universitas Maarif Nahdlatul Ulama (UMNU) yang saat ini baru dalam proses perizinan di pusat.
Untuk bidang kesehatan NU juga akan mendorong berdirinya rumah sakit NU di semua kecamatan untuk melayani masyarakat. Pada bidang kesejahteraan ekonomi NU akan mendorong terbentuknya koperasi pos mandiri yang bergerak dibidang jasa. "Semoga program perjuangan tersebut bisa terealisasi dengan baik. NU juga akan mengaktifkan kegiatan pengajian masyarakat yang selama ini sudah berjalan," ujar dia.
( Rinto Hariyadi / CN34 / SMNetwork /suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Selain itu, NU Kebumen juga meminta pemerintah untuk mengkaji ulang rencana penambangan pasir besi dan pendirian pabrik semen di Gombong. Aktivitas dan rencana tersebut dinilai NU sebagai bagian dari perusakan lingkungan yang bertentangan dengan nilai-nilai NU.
Hal itu terungkap dalam Sidang Komisi Rekomendasi pada Konferensi Cabang (Konfercab) ke-13 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen di PP Al Huda Jetis Kutosari, Minggu (8/9). Rekomendasi tersebut kemudian disahkan pada sidang pleno dan menjadi bagian dari perjuangan kepengurusan NU Kebumen yang baru.
Ketua Steering Committee (SC) Konfercab PCNU, Imam Satibi MPdI mengatakan, rumusan rekomendasi itu didasari pada program kerja PWNU Jawa Tengah yang menekankan pada isu pemanasan global. Segala upaya yang menyebabkan pemanasan global harus dihentikan, diantaranya tentang perusakan lingkungan. Rekomendasi akan disampaikan kepada Pemkab Kebumen sebagai acuan dalam membuat kebijakan daerah. "Rekomendasi akan disampaikan Pemkab," katanya.
Menurut dia, penambangan pasir di Sungai Luk Ulo sudah sangat memprihatinkan. Selain merugikan masyarakat sekitar sungai, perusakan itu juga menyebabkan kerugian negara yang cukup besar untuk membangun sarana infrastruktur yang ada, mulai dari jalan, jembatan sampai bronjong sungai. Warga NU menilai, aktivitas itu lebih banyak mengandung keburukannya ketimbang unsur kebaikannya.
Begitu juga pada rencana pembangunan penambangan pasir besi dan pabrik semen yang sampai saat ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Demi terwujudkan ketentraman masyarakat NU meminta Pemkab untuk mengkaji ulang rencana pembangunan tersebut.
Ketua Panitia, H Sugiman SIP MM mengatakan, konferenci cabang tersebut diikuti seluruh jajaran pengurus mulai dari ranting sampai kabupaten guna merumuskan perjuangan Nu lima tahun ke depan. Hadir juga Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, KH Abu Hafsin dan Sekretaris PWNU Jateng, KH Arja Imroni. "Alhamdulillah acara berjalan lancar," katanya.
Dia menjelaskan, pada kegiatan tersebut NU Kebumen juga mendorong beberapa program, diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, kemasyarakatan dan kesejahteraan jamaah. Pada bidang pendidikan NU berencana membangun semua kampus Universitas Maarif Nahdlatul Ulama (UMNU) yang saat ini baru dalam proses perizinan di pusat.
Untuk bidang kesehatan NU juga akan mendorong berdirinya rumah sakit NU di semua kecamatan untuk melayani masyarakat. Pada bidang kesejahteraan ekonomi NU akan mendorong terbentuknya koperasi pos mandiri yang bergerak dibidang jasa. "Semoga program perjuangan tersebut bisa terealisasi dengan baik. NU juga akan mengaktifkan kegiatan pengajian masyarakat yang selama ini sudah berjalan," ujar dia.
( Rinto Hariyadi / CN34 / SMNetwork /suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!