GOMBONG (www.beritakebumen.info) - Petani kangkung di Gombong Kabupaten Kebumen merasa tenang lantaran tanamanya tidak terkena hama di musim kemarau meski mengalami kesulitan untuk mendapatkan air.
"Karena tak ada serangan hama, kami pun bebas tugas dari keharusan menyemprot pestisida. Jadi, sepanjang kemarau ini kangkung kami bersih dari pestisida," ujar Khaeroni (30), petani kangkung Desa Kalitengah Kecamatan Gombong Kebumen, saat panen kangkung bersama ibunya, Ny Khaeriyah (60), Kamis (19/09/2013)
Serangan hama wereng dan ulat di lahan kangkung menurut Khaeroni hanya datang di musim penghujan Untuk membasminya, petani setempat biasa menggunakan pestisida buatan pabrik atau meramu sendiri larutan air campur solar. Tak heran, saat panen kangkung di musim penghujan petani setempat harus terlebih dahulu menyiram tanaman dengan air agar kangkung bersih dari larutan pemberantas hama.
"Biasanya wereng menjadi momok di sepanjang musim penghujan. Bila sudah habis karena disemprot, beberapa hari kemudian akan muncul lagi kelompok wereng yang baru. Sedangkan hama ulat berupa ulat yang baru menetas dari telur biasanya muncul di awal musim penghujan," jelas Khaeroni. (Dwi/krjogja.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
"Karena tak ada serangan hama, kami pun bebas tugas dari keharusan menyemprot pestisida. Jadi, sepanjang kemarau ini kangkung kami bersih dari pestisida," ujar Khaeroni (30), petani kangkung Desa Kalitengah Kecamatan Gombong Kebumen, saat panen kangkung bersama ibunya, Ny Khaeriyah (60), Kamis (19/09/2013)
Serangan hama wereng dan ulat di lahan kangkung menurut Khaeroni hanya datang di musim penghujan Untuk membasminya, petani setempat biasa menggunakan pestisida buatan pabrik atau meramu sendiri larutan air campur solar. Tak heran, saat panen kangkung di musim penghujan petani setempat harus terlebih dahulu menyiram tanaman dengan air agar kangkung bersih dari larutan pemberantas hama.
"Biasanya wereng menjadi momok di sepanjang musim penghujan. Bila sudah habis karena disemprot, beberapa hari kemudian akan muncul lagi kelompok wereng yang baru. Sedangkan hama ulat berupa ulat yang baru menetas dari telur biasanya muncul di awal musim penghujan," jelas Khaeroni. (Dwi/krjogja.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!