Pengiriman Wesel Pos Instant Capai Rp 7 M

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Peminat jasa pengiriman uang secara kilat melalui kantor pos atau yang biasa disebut wesel pos instan kian meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Layanan pengiriman uang via pos tersebut dinilai lebih efektif bagi masyarakat pedesaan yang sebagian besar tak memiliki rekening bank. Masyarakat juga tak perlu direpotkan dengan membawa beragam persyaratan untuk mengambil uang di kantor pos.
Jelang Lebaran 1434 Hijriah tahun 2013 ini, pengiriman uang menggunakan wesel pos instan melalui Kantor Pos Kebumen juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Diperkirakan pengiriman uang melalui wesel instan selama lebaran mencapai Rp 7 miliar.
Kepala Kantor Pos Kebumen, Anang Wijaya mengatakan, nilai transaksi kiriman uang melalui wesel instan didominasi pengiriman uang dari dalam negeri yang mencapai 40 persen, terutama dari Jakarta dan Jawa Barat. “Untuk TKI angkanya relatif stabil, ada dibeberapa kantor pos yang mengalami lonjakan, tapi secara wilayah Kabupaten Kebumen angkanya tidak drastis,” terang Anang Wijaya di ruang kerjanya, Jumat (2/8).

Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan trennya sejak awal bulan Juli lalu seiring dengan masuknya bulan puasa. “Pengirimannya berbeda-beda, ada yang satu juta, lima juta. Macem-macem,” ujarnya yang didampingi oleh Manager Operasi Cabang Kantor Pos Kebumen, Setya Widodo.

Ia menilai, peningkatan kiriman uang tersebut dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan masyarakat pada saat Ramadaan dan Lebaran mendatang. Para perantau asal Kabupaten Kebumen mengirimkan sejumlah uangnya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang berada di kampung halamannya.

Anang Wijaya mengatakan, puncak pengiriman uang terjadi sejak H-10 hingga H-4 Lebaran. Kiriman uang ini akan terus meningkat saat mendekati Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah.

“Wesel Pos Instan, merupakan pelayanan jasa pengiriman uang super kilat alias instan. Begitu resi pengiriman diterima pengirim, yang menerima dapat langsung mengambil di kantor pos terdekat dengan menunjukkan kartu identitas dan nomor PIN, tanpa harus buka rekening dahulu,” jelasnya.

Anang Wijaya mengklaim layanan wesel pos instan membuat pengiriman uang dari berbagai daerah lebih cepat sampai ke tujuan dibandingankan dengan transfer via bank pribadi. Selain proses yang mudah dan cepat, pengiriman uang via pos tersebut juga diklaim bebas gangguan.

“Begitu si pengirim sudah menerima nomor PIN dan NTP [nomor transaksi pusat] via sms. Kemudian sms itu dikirimkan kepada penerima, maka si penerima bisa langsung mengambil uang di kantor pos saat itu juga,” ulas dia.

Dia menjamin pengiriman uang melalui wesel pos instan dipastikan aman karena saldo kiriman tidak dapat dicairkan tanpa menggunakan nomor PIN dan NTP yang hanya diketahui pihak pengirim dan penerima.

“Ini modelnya bukan uangnya yang dikirim seperti pada wesel biasa, sekarang yang dikirim saldo tapi tetap tidak bisa dicairkan tanpa PIN dan NTP,” imbuh Anang.

Melalui segala kemudahan yang ditawarkan, Anang meyakini layanan wesel pos instan banyak dibutuhkan masyarakat pedesaan, terlebih menjelang Lebaran.

Ia menambahkan, bukan hanya wesel instan saja yang meningkat. Segala produk jasa PT Pos seperti pengiriman paket, kartu pos, dan kartu lebaran juga meningkat pada selama Ramadan dan menjelang Lebaran ini. Meski terjadi peningkatan volume pengiriman uang maupun barang, pihak PT Pos menjamin kiriman itu sampai ke tujuan tepat waktu. (ori/din/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم